Paus Fransiskus Pausnya Sepakbola, Idolakan Pele Ketimbang Lionel Messi atau Diego Maradona

AKURAT.CO, El Papa del Futbol adalah tajuk yang digunakan situs harian olahraga terkemuka Spanyol, AS, untuk mengenang Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada hari ini, Senin (21/4).
“El Papa del Futbol” merupakan ungkapan dalam bahasa Spanyol yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan secara sederhana dengan “Pausnya Sepakbola”. Ungkapan ini merujuk pada Paus Fransiskus yang dikenal sebagai penggemar berat sepakbola.
Lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, 17 Desember 1936, menjadi masuk akal bagi Paus Fransiskus menjadi seorang penggemar sepakbola.
Baca Juga: Erick Thohir Terima Bola Bertandatangan Paus Fransiskus, Bakal Disimpan di Museum Bola Indonesia
Orang Argentina mana yang tak suka sepakbola? Namun, yang unik dari Paus Fransiskus adalah ia tak mendukung dua klub besar Argentina yang berbasis di Buenos Aires, Boca Juniors dan River Plate.
Dalam kunjungan resminya ke Korea Selatan pada 2014, Paus Fransiskus menyebut klub minoritas di kawasan Buenos Aires, San Lorenzo, sebagai klub yang ia dukung sejak masa kanak-kanaknya.
Ketika itu ia mengucapkan selamat kepada San Lorenzo yang sukses menjadi kampiun Amerika Selatan dengan menjuarai Piala Libertadores.
“Saya ingin memberikan ucapan khusus kepada juara Amerika, tim San Lorenzo, yang merupakan bagian dari identitas budaya saya,” kata Paus Fransiskus.
San Lorenzo adalah tim di mana pemimpin gereja Katolik ke-288 tersebut bersentuhan dengan sepakbola untuk periode awal kehidupannya. Paus Fransiskus mendapatkan kesan kuat ketika San Lorenzo menjuarai Liga Argentina 1946 semasa ia masih berusia sepuluh tahun.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Penistaan Jika Anda Sebut Messi Tuhan
“Ayah saya pernah bermain di tim bola basket (San Lorenzo). Ketika kami anak-anak, ibu saya juga membawa saya ke Gasometro (stadion laman San Lorenzo). Saya ingat tim 1946, San Lorenzo adalah tim yang brilian,” kata Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus Bertemu Lionel Messi di Vatikan
Momen yang juga semakin mengukuhkan identitas Paus Fransiskus sebagai penggemar berat sepakbola adalah ketika ia menerima Tim Nasional Argentina dan Italia di Vatikan pada 2013.
Ketika itu, Argentina termasuk megabintang mereka, Lionel Messi. Adapun Messi yang semasa itu masih bermain untuk Barcelona dan berada di usia puncaknya, memicu gurauan dari Paus Fransiskus soal orang-orang mulai menyebutnya sebagai ‘Tuhannya sepakbola”.
“Jelas dia sangat bagus, tetapi dia bukan Tuhan,” kata Paus Fransiskus.
Bukan hanya itu, sebagai orang Argentina, Paus Fransiskus ternyata tak menyebut Messi atau Diego Maradona sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Melainkan bintang Brasil, Pele.
“Messi sangat detil, seorang gentleman. Tetapi bagi saya, dari tiga itu (Messi, Maradona, Pele), yang terbaik adalah Pele,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








