PSSI Dikabarkan Hukum PSIS Semarang Bertanding tanpa Penonton Kandang di Sisa Musim Liga 1

AKURAT.CO, PSSI dikabarkan menjatuhkan sanksi larangan tanpa penonton untuk pertandingan kandang PSIS Semarang. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang, Agung Buwono, menerima sanksi tersebut dan menyampaikan permohonan maaf.
Sebagaimana dikabarkan Antara, Agung mengatakan bahwa PSIS Semarang akan melakukan evaluasi. Termasuk di antaranya adalah soal pendistribusian tiket pertandingan.
“Kami siapkan sistem penjualan tiket yang baru, semoga ke depan bisa lebih baik,” kata Agung Buwono lewat keterangan resminya di Semarang, Kamis (7/12).
Baca Juga: Laga PSIS Semarang vs PSS Sleman Ricuh, 1.600 Suporter Tandang Lolos ke Stadion Jatidiri
PSSI sendiri belum mengumumkan sanksi terhadap PSIS Semarang melalui saluran resmi mereka. Pun demikian, sanksi ini sudah bisa diduga menyusul kerusuhan yang terjadi pada laga PSIS kontra PSS Sleman, akhir pekan lalu.
Bentrokan antar suporter terjadi di pengujung laga PSIS vs PSS di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/12).
Sejumlah orang terluka pada pertandingan ke-20 Liga 1 Indonesia 2023-2024 yang berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tersebut.
PSSI menghukum PSIS Semarang karena dianggap melanggar ketentuan larangan suporter tandang. Dalam insiden di Stadion Jatidiri tersebut, diketahui sebanyak 1.600 suporter PSS berada di dalam Stadion Jatidiri.
CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya aka Yoyok Sukawi, semula menyatakan keberatannya atas hukuman tersebut. Yoyok menganggap larangan suporter di laga kandang tak adil karena justru suporternya merupakan korban akhir pekan lalu.
“Hukuman yang sangat berat dan tidak adil karena larangan pertandingan tanpa penonton hingga akhir musim,” kata Yoyok Sukawi.
Jelas sanksi berat karena PSIS harus menempuh 14 pertandingan sisa di Liga 1 tanpa pendukung di kandang. Laskar Mahesa Jenar–julukan PSIS –punya enam pertandingan kandang di sisa kompetisi.
Pada saat yang sama, PSIS saat ini sedang dalam tren positif di mana mereka menduduki posisi kempat klasemen dengan raihan 37 angka. Skuat asuhan Gilbert Agius itu berjarak delapan angka dari Borneo FC yang berada di posisi teratas.
Jadwal selanjutnya adalah PSIS Semarang akan bertandang ke Kalimantan untuk menghadapi Borneo. Laga melawan Borneo akan diselenggarakan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (9/12).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







