Jordan Henderson Berpotensi Diejek Lagi, Southgate Dan Walker Bela Sang Gelandang

AKURAT.CO, Bek Tim Nasional Inggris, Kyle Walker, menyatakan bahwa ejekan pendukung terhadap rekan setimnya, Jordan Henderson, tidak nyaman didengarkan. Apalagi, kata Walker, Henderson sudah membela Timnas Inggris dalam waktu yang lama.
“Tidak menyenangkan untuk didengar, saya mengenalnya (Jordan Henderson) sejak usia sembilan tahun. (Dan) melihat apa yang sudah dia lakukan untuk negara bertahun-tahun. Dia adalah bagian besar dari kebersamaan kelompok (Timnas) ini,” kata Kyle Walker sebagaimana dipetik oleh BBC. “Setiap orang berhak atas pendapatnya.”
Jordan Henderson menerima ejekan dari pendukungnya sendiri ketika bermain untuk Inggris menghadapi Australia pada pertandingan persahabatan di Stadion Wembley, London, Inggris, Jumat (13/10), lalu.
Baca Juga: Gara-Gara Pindah Ke Arab Saudi, Jordan Henderson Dianggap Tak Lagi Dukung LGBTQ
Adapun Henderson mengatakan tak tahu alasan suporter mengejeknya. Namun, ia memahami dugaan bahwa pendukung keberatan dengan keputusannya pindah ke Liga Pro Saudi sebagai seorang pendukung hak-hak LGBTQ sementara Saudi dikenal sebagai negara yang melakukan diskriminasi terhadap kelompok tersebut.
“Saya melihatnya dari sudut pandang berbeda. Tetapi saya bisa memahaminya dan menerima hal tersebut. Tetapi itu tidak mengubah diri saya secara pribadi,” kata Henderson.
Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, menyatakan keberpihakannya terhadap Henderson. Pun demikian, Southgate menganggap kritik pendukung terhadap sang gelandang bukan alasan baginya untuk tak memilih eks pemain Liverpool tersebut masuk ke Timnas Inggris.
Baca Juga: Bursa Transfer: Henderson & Mahrez Ke Arab Saudi, City Rekrut Josko Gvardiol
“Orang-orang mungkin tidak setuju dengan pendirian dan keputusan Jordan tetapi saya tidak menganggap itu adalah alasan untuk tak memilih dia. Saya tidak menganggap ada alasan untuk mengejek dia,” kata Southgate.
“Saya mengerti mengapa orang-orang merasa keputusan Jordan tidak sejalan dengan dukungan kuatnya terhadap LGBTQ. Saya tidak yakin nilai-nilai dan prinsip-prinsipnya berubah. Saya mendukungnya melawan semua orang di negara ini dalam hal apa yang diyakininya.”
Inggris sendiri saat ini bersiap menghadapi seteru besar mereka, Italia, di pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2024. Inggris akan menjamu Italia di Stadion Wembley pada Selasa (17/10) atau Rabu dini hari WIB.
Pertandingan melawan Italia akan menentukan peluang Inggris lolos ke putaran final Piala Eropa 2024. Jika menang, Tiga Singa–julukan Timnas Inggris – memastikan diri ke putaran final jika bisa mengalahkan Italia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








