Anthony Ginting: Lawan Lebih Tenang, Mungkin Belum Rezeki Saya

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengatakan bahwa kekalahannya atas Li Shi Feng di perempat final Asian Games Hangzhou 2022 bukan karena ia terbebani sebagai salah satu wakil tersisa di cabang bulutangkis. Anthony Ginting menyebut bahwa lawan memang bermain lebih tenang.
“Tidak ada pikiran ke sana (sebagai dua wakil terakhir Indonesia bersama Gregoria Mariska Tunjung). Fokus saya lebih ke diri sendiri, tidak mau terlalu banyak memikirkan hal yang di luar pertandingan,” kata Anthony Ginting usai laga sebagaimana dipetik dari keterangan resmi PBSI.
“Tapi ekspektasinya, targetnya dan keinginan pribadi ingin menyamai hasil (perunggu) di Asian Games 2018 atau bahkan melebihi. Hanya memang mungkin rezekinya sampai di sini saja.”
Baca Juga: Asian Games: Anthony Ginting Tersingkir, Gregoria Harapan Terakhir Di Bulutangkis
Bertanding di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, China, Kamis (5/10), Anthony Ginting kalah dua set langsung dengan skor 13-21 dan 17-21. Ginting sempat punya peluang ketika menyamakan kedudukan pada posisi 16-16 di set kedua, namun Li Shi Feng kembali unggul dengan tak terbawa permainan wakil Indonesia.
“Saya sudah coba segala cara, dari main menyerang di gim pertama sampai mengubah pola permainan di gim kedua dan cukup berhasil sebenarnya sampai poin 16-16 kalau tidak salah. Setelah itu, Shi Feng kembali banyak mengubah tempo dan pola permainan,” kata Anthony Ginting.
Baca Juga: Asian Games: Fajar/Rian Kalah, Target 3 Emas Bulutangkis Sirna
“Saya juga mengantisipasi dengan ikut mengubah pola permainan tapi memang yang tadi saya bilang, lawan bisa lebih tenang, tidak seperti di pertemuan-pertemuan sebelumnya.”
Dari segi rekor pertemuan, Anthony Ginting sebenarnya punya catatan 4-0 versus Li Shi Feng sebelum bertarung di Asian Games hari ini. Pun demikian, Ginting menilai Li Shi Feng lebih percaya diri karena bermain dengan status wakil tuan rumah.
“Salah satu pertandingan yang berat sepanjang minggu ini di Asian Games. Kami sering bertemu sebelumnya jadi secara garis besar sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” kata Anthony Ginting.
“Hanya mungkin di minggu ini, lawan sedang percaya diri. Bisa kita lihat dari perjalanan dari beregu sampai hari ini, dia bisa bermain dengan cukup tenang.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








