AKURAT.CO, Komisi Atletik Negara Bagian New York, Amerika Serikat, memutuskan bahwa Ryan Garcia harus menjalani hukuman larangan bertinju selama satu tahun lantaran dirinya gagal tes doping.
Petinju kelas ringan berusia 25 tahun itu dinyatakan positif menggunakan zat terlarang jenis ostarine dalam dua tes terpisah yang dilakukan sebelum pertarungan dengan Devin Haney pada 20 April silam.
"Komisi akan terus menjaga agar para atlet tetap memenuhi standar profesional tertinggi dan melindungi integritas semua cabang olahraga di bawah yuridiksi kami," bunyi pernyataan Komisi Atletik Negara bagian New York sebagaimana dikutip dari BBC.
Hasilnya, kemenangan Ryan Garcia pada laga tersebut akan dicatat sebagai no-contest yang berarti Devin Haney masih mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang karier profesionalnya.
Selain larangan bertinju selama satu tahun, Garcia juga harus kehilangan bayaran sebesar 950 ribu Poundsterling sterling atau sekitar Rp19 miliar, ditambah denda sebesar 7.900 Poundsterling (Rp164 juta).
Komisi Atletik Negara Bagian New York juga mengkonfirmasi bahwa Garcia akan diskors hingga 20 April 2025 dan harus melakukan tes urin bersih sebelum lisensinya bisa diterbitkan kembali.
"Terima kasih kepada komisi karena telah melakukan hal yang benar dan membuat keputusan yang telat," tulis Haney dilaman X pribadinya.
"Saya senang ini bukan DQ (diskualifikasi) karena saya tidak ingin (menang) seperti itu. Setelah skorsing ini selesai, Garcia mari kita berhadapan kembali."
Baca Juga: Sampel Hanya Terkontaminasi Sepermiliar Gram, Ryan Garcia Klaim tak Sengaja Konsumsi DopingGarcia sendiri sebelumnya sudah memberikan pembelaan dengan membantah mengonsumsi zat tersebut. Ia menyebut dirinya kemungkinan besar terpapar zat tersebut lantaran terkontaminasi dari suplemen yang ia konsumsi.
Petinju asal Amerika Serikat itu hanya mengalami satu kekalahan dalam 25 rekor pertarungannya saat menghadapu Gervonta Davis pada tahun 2023. Garcia juga dianggap sebagai salah satu bintang tinju terbesar di Amerika.
Kemenangan Garcia atas Haney yang kini dibatalkan terjadi di New York terjadi dengan Garcia menang poin setelah gagal berada di bobot ideal sebelum pertarungan.
Sebagai informasi,
ostarine adalah obat
nonsteroid yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan otot dan telah masuk dalam daftar zat terlarang Badan Anti-Doping Dunia sejak 2008.