Pandawara Group Dilarang Bersih-bersih Pantai Loji, Kepala Desa Sangrawayang Tak Beri Izin

AKURAT.CO Pandawara Group kembali viral di media sosial sejak mengunggah sebuah video di TikTok untuk mengajak masyarakat Sukabumi membersihkan Pantai Loji, yang dianggap sebagai pantai terkotor nomor 4 di Indonesia.
Menanggapi video tersebut, Kepala Desa Sangrawayang, Muhtar, tidak terima kegiatan bersih-bersih tersebut.
Pantai Loji berada di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kabupaten Sukabumi, sehingga Kepala Desa setempat merasa tidak terima jika pantai tersebut dijuluki pantai terkotor nomor 4.
Kepala Desa juga sebut Pandawara Group sudah mencemarkan nama baik desa, ditambah tidak ada izin untuk kegiatan bersih-bersih.
Muhtar kemudian sempat mengklarifikasi berita itu dengan mengatakan bahwa dia tidak menentang kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh Pandawara Group.
Sebaliknya, dia sangat mendukung kegiatan tersebut untuk melestarikan alam.
Baca Juga: Profil Dan Fakta Pandawara Group, Anak Muda Rajin Lakukan Aksi Bersihkan Sampah
Namun, Muhtar hanya menyayangkan jika tindakan tersebut dibagikan di media sosial. Apalagi Pandawara Group menyebut bahwa pesisir Pantai Loji merupakan pantai terkotor nomor 4 di Indonesia.
"Bersih-bersih pantai mah kewajiban, cuma tidak setuju itu jangan disebarkan ke Facebook ke TikTok gitu," jelas Muhtar seperti dilansir sukabumiupdatecom, Selasa (3/10/2023).
Sementara itu, Dede Mulyadi, Sekdes Sangrawayang, menyatakan bahwa Pemdes telah memberikan klarifikasi mengenai pernyataan Kepala Desa yang dimuat di salah satu media.
Dede telah memastikan bahwa Pemdes mengizinkan dan menyambut baik Pandawara Group dalam kegiatan membersihkan pantai itu.
Berbicara tentang pembersihan Pantai Loji, Deris Alfauzi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Simpenan, turut bersuara menyatakan dukungannya.
Baca Juga: 5 Potret Ridwan Kamil Traktir Pandawara Group, Makan Bareng hingga Perawatan ke Salon
Dia hanya menyayangkan bahwa konten video tersebut dibuat tanpa berkolaborasi dan berkomunikasi dengan penduduk dan pemerintahan setempat.
Deris menyatakan bahwa dirinya kurang setuju pembuatan konten video Pandawara Group, karena predikat pantai terkotor nomor 4 di Indonesia tidak didasari bukti-bukti yang otentik, hasil observasi atau penelitian.
Atas dasar itu, Deris saat ini menunggu informasi lebih lanjut dari Pandawara Group, yang bertanggung jawab untuk membuat konten video tersebut.
"Apalagi ada statemen di sana, ada tulisan bahwas Pantai Cibutun itu adalah pantai terkotor keempat di Indonesia," ujar Deris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








