BISLAF Tingkatkan Mutu UMKM Pangan, Siap Suplai Program MBG Nasional

AKURAT.CO Program Bisnis Layak Funding (BISLAF) 2025 dinilai efektif meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis UMKM pangan inovatif, yang kini diproyeksikan menjadi pemasok kuat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.
Staf Ahli Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Kementerian UMKM, Reghi Perdana, mengatakan sektor pangan inovatif bukan hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga peran strategis dalam mendukung pasokan gizi bagi program pemerintah.
“UMKM berkontribusi besar untuk MBG. Ini bukan hanya soal gizi anak, tetapi tentang penguatan ekonomi daerah,” ujar Reghi di kegiatan Business Pitching & Matching BISLAF di Yogyakarta.
Baca Juga: UMKM Batik Jadi Penggerak Ekonomi, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Daerah
BISLAF memberikan pendampingan intensif selama dua bulan kepada 110 UMKM terpilih dari Banten dan Yogyakarta. Program ini melibatkan sembilan lembaga keuangan dan investor, termasuk BNI, BRI, BSI, Mandiri, hingga platform fintech Amartha.
Direktur INOTEK Foundation, Ivi Anggraeni, menyebut peningkatan signifikan tampak dari hasil monitoring program. Sebanyak 75% peserta kini rutin mencatat keuangan, dan 80% mengalami peningkatan manajemen keuangan.
“Hasil ini menunjukkan UMKM semakin siap bekerja sama dengan pemerintah maupun industri besar,” ujarnya.
Asisten Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Ali Manshur, menambahkan kemampuan pitching yang dilatih melalui BISLAF menjadi modal penting bagi UMKM dalam menjalin kolaborasi jangka panjang.
Baca Juga: Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Digital Inklusif
“Pitch deck bukan hanya alat mencari modal, tapi pintu masuk hubungan bisnis yang lebih luas,” katanya.
Dengan kebutuhan pembiayaan peserta yang mencapai Rp26,7 miliar, pemerintah berharap semakin banyak UMKM yang naik kelas dan siap menjadi bagian dari rantai pasok pangan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









