Dari Singkong Banjarnegara, UMKM Bangun Kemandirian Ekonomi Lokal

AKURAT.CO Upaya hilirisasi produk pertanian lokal terus menunjukkan hasil positif. Melalui pengembangan Modified Cassava Flour (Mocaf), pelaku usaha di Banjarnegara membuktikan bahwa singkong mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
UD Usaha Mandiri, satu-satunya pabrik Mocaf di Banjarnegara, kini menjadi proyek percontohan nasional berkat kolaborasi antara Kementerian UMKM, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain menghasilkan tepung Mocaf, usaha ini juga mengembangkan berbagai produk turunan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Tani, seperti kukis, sereal, mi, dan beras analog. Inovasi ini memperluas pasar sekaligus menciptakan nilai tambah yang signifikan.
Baca Juga: Asuransi Didorong Jadi Pilar Ketahanan UMKM di Tengah Krisis
Pemilik UD Usaha Mandiri, Supriyanto, menyebut bahwa kehadiran Kementerian UMKM sangat membantu peningkatan kapasitas produksi dan pendampingan berkelanjutan.
“Target kami adalah mencapai produksi 300 ton per bulan agar bisa memenuhi permintaan domestik dan ekspor,” katanya.
Dampak ekonomi dari usaha ini juga dirasakan langsung oleh petani. Harga singkong lokal kini meningkat karena terserap sebagai bahan baku industri Mocaf.
“Harapannya, semakin banyak petani yang diuntungkan dan kesejahteraan mereka meningkat,” ujar Supriyanto.
Baca Juga: Komisi VII DPR Dukung Langkah Tegas Pemerintah Lindungi UMKM dari Oknum Bea Cukai
Kementerian UMKM menegaskan, dukungan pembiayaan dan pendampingan akan terus diperluas agar industri berbasis singkong dapat berkembang dari hulu ke hilir.
Dengan begitu, UMKM lokal tak hanya bertahan, tapi juga menjadi bagian penting dari kemandirian ekonomi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









