Akurat

Literasi Digital Masih Jadi Tantangan, UMKM Perlu Pendampingan

Demi Ermansyah | 30 April 2025, 15:26 WIB
Literasi Digital Masih Jadi Tantangan, UMKM Perlu Pendampingan

AKURAT.CO Transformasi digital memang menjanjikan perluasan pasar dan efisiensi. Namun demikian, tidak semua pelaku UMKM siap menyambut era digital tanpa pendampingan yang memadai.

“Banyak pelaku UMKM masih kesulitan memahami teknologi digital. Mereka butuh waktu, pendampingan, dan pelatihan yang berkelanjutan. Ini bukan sekadar soal platform, tapi juga soal mengubah budaya usaha,” ujar Deputi Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman dalam forum Mastercard Forum 2025, Rabu (30/4/2025).
 
Menurut Bagus, tantangan seperti kesenjangan akses infrastruktur, ancaman keamanan siber, hingga rendahnya budaya adopsi teknologi harus menjadi prioritas. 
 
 
Tentunya hal tersebut diperparah dengan keterbatasan data yang masih terfragmentasi serta kesulitan dalam mengakses pembiayaan.
 
Sebagai solusi, pemerintah meluncurkan program SAPA UMKM, yang dirancang menyatukan semua layanan penting dalam satu platform.
 
Namun, Bagus menekankan bahwa pembangunan platform harus diiringi dengan pembangunan kapasitas SDM pelaku usaha. 
 
"Digitalisasi bukan hanya tentang aplikasi atau teknologi, tapi tentang bagaimana pelaku usaha bisa mengubah cara berpikir dan bekerja. Tanpa itu, transformasi tidak akan terjadi," tegasnya.
 
Ke depan, lanjut Bagus, Kemenkop UKM berjanji akan menggandeng lebih banyak mitra untuk memperluas akses edukasi digital, khususnya di daerah tertinggal, sebagai bagian dari strategi pemerataan ekonomi.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.