AKURAT.CO Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Bidang Ekonomi Makro Rulli Nuryanto menekankan pentingnya integrasi dan interoperabilitas data koperasi untuk membuat koperasi naik kelas ke depan.
Staf Ahli MenKopUKM, Rulli Nuryanto pada acara penandatanganan Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) antara Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Kementerian Koperasi dan UKM, di Yogyakart, mengatakan acara tersebut merupakan rangkaian Gebyar Koperasi Istimewa Tahun 2024 dan puncak rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-77 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Pertukaran informasi data koperasi mempermudah pengambilan keputusan bagi program dan kegiatan agar semakin tepat sasaran," kata Rulli dikutip Sabtu (27/7/2024).
Dengan begitu, ujar Rulli, diharapkan tidak terjadi duplikasi target program sasaran, sehingga realisasi anggaran pun akan semakin efektif dan efisien. Rulli menambahkan, langkah ini sesuai dengan amanat Presiden RI dalam acara SPBE Summit Tahun 2024 pada Mei lalu yang menitipkan pesan agar semua kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah, saling mengintegrasikan dan menginteroperabilitas aplikasi, data, dan layanan yang berdampak pada masyarakat.
Di samping itu, Rulli juga menyebutkan bahwa di tengah himpitan krisis dan serba ketidakpastian ini, koperasi harus semakin agile, yakni memiliki kemampuan adaptasi lebih cepat, lebih inovatif, dan lebih akuntabel. "Sehingga, dapat memberikan manfaat lebih besar kepada anggota, masyarakat dan lingkungannya," ucap Rulli.
Dalam istilah teknologi informasi, agile adalah suatu metodologi pengembangan software yang dilakukan dengan sistem kolaborasi antar tim secara terstruktur dan terorganisir. Tentunya, kata Rulli, semangat ini sejalan dengan semangat bersama dalam rangka integrasi dan interoperabilitas data koperasi melalui Online Data System (ODS) Kementerian Koperasi dan UKM dengan Aplikasi SIBAKUL Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saya mendapatkan informasi, proses tersusunnya nota kesepakatan dan integrasi sistem ODS Koperasi dan SIBAKUL relatif cepat, dengan kolaborasi dan komunikasi yang intens antara tim Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DI Yogyakarta," ujar Rulli.
Bagi Rulli, ini menjadi bukti bahwa agile merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan, memantik kreativitas untuk menciptakan inovasi baru, dan bekerja sama demi satu tujuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








