Akurat Logo

Gembleng Karakter Pemuda di TIM, Kemenpora Tanamkan Nilai 'PGB' dalam Wirasena Youth Camp 2026

Dian Eko Prasetio | 23 Oktober 2026, 06:29 WIB
Gembleng Karakter Pemuda di TIM, Kemenpora Tanamkan Nilai 'PGB' dalam Wirasena Youth Camp 2026
Para peserta yang ambil bagian dalam Wirasena Youth Camp 2026 yang digagas Kemenpora di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026). - Kemenpora

AKURAT.CO - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memperkenalkan tiga nilai inti pembentukan karakter pemuda, yakni Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB).

Nilai tersebut digaungkan dalam sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026 di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Ketiga nilai PGB diproyeksikan menjadi kompas moral sekaligus fondasi utama bagi seluruh peserta selama menimba ilmu dan mengikuti rangkaian inkubasi kepemimpinan dalam program tersebut.

Fasilitator sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026, Valentino Dinatra Soplantila, menegaskan bahwa penanaman nilai PGB akan terus diperkuat secara berkala hingga seluruh rangkaian kegiatan usai.

"Nilai patriotik, nilai gigih, dan nilai berempati itu menjadi inti dari seluruh sesi di Wirasena Youth Camp. Harapannya, nilai-nilai ini benar-benar dimiliki oleh setiap peserta dan dikembangkan lebih dalam melalui sesi-sesi selanjutnya," ujar Valentino yang akrab disapa Vano di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Makna Filosofis Filosofi 'PGB' bagi Generasi Muda

Vano membedah secara mendalam makna dibalik tiga pilar karakter tersebut. Pilar pertama Patriotik, yaitu mendorong pemuda untuk meyakini bahwa tindakan atau langkah kecil sekalipun mampu memberikan dampak (impact) nyata yang besar demi kecintaan terhadap bangsa dan Tanah Air.

Sementara pilar kedua, Gigih, yaitu menekankan pentingnya inisiatif, daya juang, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan, termasuk keberanian memelopori perubahan secara mandiri.

Sedangkan pilar terakhir, Berempati, yaitu menumbuhkan kepedulian sosial, kepekaan terhadap lingkungan sekitar, serta kemampuan memahami perspektif orang lain.

Metode Pembelajaran Interaktif dan Dinamis

Sesi pelatihan ini mengusung metode pembelajaran partisipatif yang menggabungkan tugas kelompok (group project) dan evaluasi individu. Kehadiran para peserta yang datang dari latar belakang beragam membuat suasana kelas berlangsung dinamis dan interaktif.

Vano berharap nilai PGB tak sekadar menjadi jargon, melainkan diresapi sebagai pedoman hidup bagi para peserta untuk mengenali serta mengasah potensi diri masing-masing.

"Harapannya, nilai PGB ini menjadi kompas moral bagi peserta dalam mengikuti sesi-sesi selanjutnya. Mereka bisa melihat setiap materi dari sudut pandang nilai-nilai tersebut dan menentukan nilai mana yang ingin dikembangkan dalam diri masing-masing," terangnya.

Melalui penanaman nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati, Kemenpora optimistis Wirasena Youth Camp 2026 mampu melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkarakter tangguh, berintegritas, serta siap menjadi agen perubahan (agent of change) di daerahnya masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.