3 Situs untuk Cek Titik Api Kebakaran Hutan Online, Bisa Lewat HP!

AKURAT.CO Cara cek titik api kebakaran hutan secara online bisa dilakukan dengan mudah melalui sejumlah situs pemantauan berbasis satelit.
Masyarakat dapat melihat persebaran titik panas atau hotspot di berbagai wilayah Indonesia melalui SiPongi+ Kementerian Kehutanan, BMKG, dan NASA FIRMS.
Lantas, bagaimana cara mengecek lokasi titik api dan mengetahui wilayah yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla)? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Wuhan Terbuka: Ukir Kemenangan Ke-150 di WTA 1000, Iga Swiatek Melesat ke Perempat Final
Situs untuk Cek Titik Api Kebakaran Hutan secara Online
1. SiPongi+ Kementerian Kehutanan
SiPongi+ merupakan situs resmi Kementerian Kehutanan yang menyediakan informasi mengenai persebaran titik panas atau hotspot di Indonesia.
Platform ini dapat digunakan untuk memantau wilayah yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan. Selain menampilkan peta titik panas, SiPongi+ menyediakan data statistik dan informasi indikasi luas kebakaran. P
engguna juga dapat menyesuaikan pencarian berdasarkan tanggal pengamatan, provinsi, sumber satelit, hingga tingkat kepercayaan hasil deteksi.
Cara cek titik api melalui SiPongi+:
Buka situs SiPongi+ – Sebaran Titik Panas.
Pilih tanggal atau periode pengamatan yang ingin diketahui.
Tentukan provinsi yang akan dipantau.
Sesuaikan pilihan satelit dan tingkat kepercayaan data jika diperlukan.
Klik tombol Pilih untuk menampilkan hasil pencarian.
Periksa peta dan data titik panas yang muncul. Jika dibutuhkan untuk analisis lebih lanjut, data juga dapat diunduh dalam format yang tersedia.
Melalui situs ini, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai persebaran titik panas di berbagai wilayah Indonesia tanpa harus melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
Baca Juga: 5 Cara untuk Memanfaatkan AI untuk Membuat Konten dan Strategi SEO Lebih Efisien
2. BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyediakan informasi pemantauan titik panas melalui citra satelit. Data tersebut berasal dari sensor satelit, termasuk VIIRS dan MODIS, yang digunakan untuk mendeteksi anomali panas di permukaan bumi.
Informasi dari BMKG dapat membantu masyarakat memantau indikasi kebakaran sekaligus memperoleh informasi pendukung mengenai potensi karhutla dan persebaran asap.
Cara cek titik api melalui BMKG:
Kunjungi Peta Hotspot BMKG.
Amati citra satelit yang menampilkan persebaran titik panas di Indonesia.
Perhatikan wilayah yang menunjukkan indikasi hotspot dan informasi waktu pengamatan yang tersedia.
Untuk mengetahui informasi tambahan mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan, buka halaman Peringatan Karhutla BMKG.
Dengan memanfaatkan informasi tersebut, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di wilayah yang rawan mengalami kebakaran saat cuaca kering.
3. NASA FIRMS
NASA FIRMS (Fire Information for Resource Management System) merupakan layanan pemantauan kebakaran aktif berbasis satelit yang dikembangkan oleh NASA. Layanan ini mencakup berbagai wilayah di dunia, termasuk Indonesia.
NASA FIRMS menampilkan peta yang menunjukkan lokasi anomali panas atau indikasi kebakaran berdasarkan pengamatan satelit.
Pengguna dapat melihat persebaran titik panas, memeriksa waktu deteksi, serta mengetahui sumber satelit yang digunakan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Titik Api?
Jika menemukan titik panas di dekat permukiman atau kawasan hutan, lakukan langkah berikut:
Catat lokasi, tanggal, dan waktu deteksi.
Periksa informasi terbaru melalui SiPongi+ atau BMKG.
Jangan mendekati lokasi kebakaran tanpa perlengkapan dan pelatihan yang memadai.
Jika melihat kebakaran secara langsung, segera laporkan kepada pemadam kebakaran, BPBD, atau petugas kehutanan setempat.
FAQ
1. Apa situs resmi untuk cek titik api kebakaran hutan di Indonesia?
Salah satu situs utamanya adalah SiPongi+ Kementerian Kehutanan di sipongi.gakkum.kehutanan.go.id.
2. Apakah titik panas bisa dilihat melalui HP?
Bisa. Ketiga layanan tersebut dapat diakses melalui browser HP selama koneksi internet tersedia dan halaman peta dapat dimuat.
3. Apakah titik hotspot pasti menunjukkan kebakaran?
Tidak. Hotspot merupakan indikasi anomali panas yang perlu diverifikasi untuk memastikan apakah benar terjadi kebakaran.
4. Apakah data titik api diperbarui setiap hari?
Data diperbarui mengikuti ketersediaan dan waktu pengamatan satelit. Karena itu, periksa tanggal serta waktu deteksi sebelum menggunakan informasi tersebut.
Kesimpulan
Cara paling praktis untuk mengecek titik api kebakaran hutan secara online adalah melalui SiPongi+ Kementerian Kehutanan, BMKG, atau NASA FIRMS. SiPongi+ cocok untuk melihat persebaran hotspot berdasarkan provinsi dan periode, sedangkan BMKG menyediakan informasi pendukung terkait potensi karhutla dan sebaran asap.
Pastikan untuk selalu memeriksa waktu pembaruan data dan memahami bahwa deteksi hotspot belum tentu merupakan kebakaran yang telah terkonfirmasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T





