PIK Tak Hanya Jadi Destinasi Wisata, Kini Juga Hadirkan Ruang bagi Perjalanan Spiritual

AKURAT.CO Liburan sering kali identik dengan berburu kuliner, menikmati pemandangan, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun di tengah padatnya aktivitas wisata, kebutuhan untuk beribadah tetap menjadi bagian penting bagi banyak orang.
Hal itu yang kini semakin mudah ditemukan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Tak hanya dikenal sebagai destinasi gaya hidup, PIK menghadirkan berbagai fasilitas ibadah lintas agama yang tersebar di sejumlah titik kawasan.
Mulai dari masjid, gereja, prayer garden, cetiya hingga kelenteng, seluruhnya dapat diakses dengan mudah tanpa harus meninggalkan kawasan wisata.
Bagi wisatawan Muslim, tersedia Masjid Al Muhajirin di ASG Tower, Masjid Al Hikmah di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Masjid Al Ikhlas di Riverwalk Island, Masjid Al Khairiyah di Syariah Tower, hingga Masjid Al Falah di kawasan NICE PIK2.
Musala juga tersedia di sejumlah hotel dan apartemen bagi tamu yang menginap.
Ahmad Fauzi mengaku keberadaan masjid yang dekat dengan destinasi wisata membuat aktivitas liburannya terasa lebih nyaman.
“Saya baru tahu ternyata masjidnya dekat dengan tempat wisata yang saya kunjungi. Jadi sebelum lanjut jalan-jalan, saya bisa mampir salat dulu,” ujarnya.
Sementara itu, umat Katolik dapat mengunjungi Prayer Garden Our Lady of Akita dan Hati Tersuci Maria yang menghadirkan suasana tenang untuk berdoa maupun refleksi pribadi.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan 18 Juli 2026: Gemini, Taurus, Libra, dan Aquarius Saatnya Menabung
Maria Renaldy mengaku kerap menyempatkan diri singgah sebelum melanjutkan perjalanan di kawasan PIK.
“Saya suka duduk sebentar di Prayer Garden sebelum lanjut keliling PIK. Suasananya bikin tenang,” katanya.
Selain itu, tersedia pula Tabernacle Family Church bagi umat Kristen, Tzu Chi, Cetiya Tian Shi Hua Guan Di Jing Se, serta Si Mian Fo bagi umat Buddha.
Sementara Tian Fu Gong menjadi salah satu simbol keberagaman budaya dan spiritual yang telah lama hidup berdampingan di kawasan tersebut.
Keberadaan rumah-rumah ibadah yang terintegrasi dengan berbagai destinasi seperti Pantjoran PIK, East Coast by The Sea, Cove at Batavia, Batavia PIK, Sunset Pier hingga Aloha PIK membuat pengunjung tetap dapat menjalankan ibadah tanpa harus mengubah rencana perjalanan mereka.
Di tengah berkembangnya tren wisata yang semakin mengutamakan pengalaman, PIK menghadirkan perspektif bahwa perjalanan bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi juga tentang ruang untuk berhenti sejenak, berdoa, dan membawa pulang makna dari setiap langkah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja









