Bagaimana Cara Membuat Tenda Darurat Jika Tiba-tiba Hujan Saat Mendaki

AKURAT.CO Mendaki gunung memang memberikan pengalaman yang luar biasa.
Namun, cuaca di pegunungan sering kali sulit diprediksi.
Tiba-tiba hujan deras bisa saja turun meski sebelumnya langit tampak cerah.
Karena itu, penting bagi pendaki untuk mengetahui bagaimana cara membuat tenda darurat jika tiba-tiba hujan saat mendaki.
Baca Juga: Amanda Manopo Debut Mendaki Gunung Lewat Film Dusun Mayit, Tayang 31 Desember
Selalu Bawa Shelter Kit
Memiliki shelter kit adalah hal yang krusial untuk bisa mendirikan tempat berlindung yang efektif dalam waktu 15 menit atau kurang. Ada dua perlengkapan utama yang seharusnya selalu ada, yaitu lembaran tahan air (terpal, flysheet, ponco) dan tali.
Pilih Lokasi yang Tepat
Langkah pertama adalah memilih lokasi yang aman dan strategis. Carilah tanah yang relatif datar, agak tinggi, dan memiliki perlindungan alami seperti pepohonan besar. Hindari mendirikan tenda darurat di dekat tebing yang rawan longsor, jalur air atau sungai kecil yang bisa meluap saat hujan, dan area terbuka dengan angin kencang.
Membangun Tenda Darurat
Terdapat dua jenis tenda darurat yang bisa digunakan. Pertama bivak buatan seperti tenda, ponco, flysheet, dan jas hujan. Dan yang kedua bivak alami seperti pohon besar, cerukan tanah, atau gua yang aman untuk ditempati.
Manfaatkan Trekking Pole atau Ranting Kuat
Gunakan batang kayu yang sudah tumbang sebagai kerangka. Manfaatkan dua batang pohon untuk mematahkan kayu. Carilah cara agar gravitasi bisa membantu menyatukan kerangka shelter. Jika tidak ada pohon di sekitar, gunakan trekking pole, ranting kayu, atau tongkat untuk menyangga flysheet. Tancapkan ke tanah agar tidak mudah roboh tertiup angin.
Baca Juga: 8 Cara Memilih Jalur yang Aman Saat Mendaki Gunung
Gunakan Alas
Hal terpenting adalah memastikan atap benar-benar kedap air dan tubuh tidak langsung menempel ke tanah basah. Gunakan daun pisang, daun talas, atau rumput kering sebagai alas. Jika ada matras tipis atau emergency blanket, manfaatkan untuk menambah kenyamanan.
Mengetahui cara membuat tenda darurat jika tiba-tiba hujan saat mendaki adalah keterampilan penting yang bisa menyelamatkan pendaki dari kondisi berbahaya.
Dengan membawa shelter kit sederhana seperti terpal atau ponco dan tali, memilih lokasi yang aman, serta memanfaatkan bahan alami atau perlengkapan yang ada, pendaki bisa tetap terlindungi dari hujan maupun angin.
Selain atap yang kedap air, alas juga perlu diperhatikan agar tubuh tidak bersentuhan langsung dengan tanah basah.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







