Sunset Pier, Spot Senja Tercantik di PIK dengan Panorama Laut dan Mangrove

AKURAT.CO Menjelang pukul lima sore, warna keemasan mulai merayap di langit PIK. Di tepi Riverwalk Island, lintasan kayu yang memanjang ke arah laut perlahan dipenuhi pengunjung.
Beberapa duduk santai menghadap cakrawala, sementara lainnya sibuk mencari sudut terbaik untuk menangkap detik-detik matahari turun ke garis horison.
Nama tempat itu: Sunset Pier, destinasi tepi laut terbaru yang langsung mencuri perhatian.
Dibangun sebagai ruang publik inklusif, Sunset Pier bukan sekadar tempat bersantai. Area promenade-nya membentang nyaman, diapit hutan mangrove yang menghadirkan nuansa tenang, sesuatu yang jarang ditemukan di Jakarta.
Di antara langkah kaki yang santai, embusan angin laut membawa aroma segar yang membuat banyak pengunjung betah berlama-lama.
Di titik paling tepi, pemandangan laut terbuka menampilkan “golden hour” yang terasa begitu dekat.
Cahaya kuning keemasan memantul di permukaan air, menghadirkan pengalaman visual yang hangat dan intim. Hampir tak terasa bahwa destinasi ini berada di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
“Sunset Pier hadir sebagai destinasi baru yang memperkaya ekosistem lifestyle di PIK, sebuah ruang publik yang mengkurasi pengalaman pengunjung, memberdayakan kreativitas, dan membuka peluang kolaborasi lintas komunitas. Harapannya, Sunset Pier tidak hanya menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi juga destinasi yang relevan, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Fransisca Najoan, Marcomm Deputy Division Head.
Pengalaman di Sunset Pier semakin lengkap dengan hadirnya deretan tenant al fresco yang memanjakan pengunjung.
Ada Miro Matcha untuk pencinta matcha premium, Buntut Gajah yang khas dengan hidangan comfort food, hingga Picki & Pour dan V7 Wine & Spirits untuk mereka yang ingin menikmati sore yang lebih santai.
Tak jauh dari jalur utama, tenant lifestyle seperti Mini Clone 3D, Pixie Authentic, dan Nest Padel ikut memberi warna.
Baca Juga: Arahan Presiden Prabowo, Kemenhub Perketat Ramp Check Nasional Jelang Nataru 2026
Ke depan, sebuah seaside padel court akan dibangun menghadap langsung ke sunset, sebuah kombinasi unik yang bahkan jarang ditemukan di destinasi pesisir luar negeri.
Keberadaan Sunset Pier ikut mendorong kehidupan di kawasan komersial Riverwalk Island. Rukan-rukan yang berada di dua kota mandiri, yakni Golf Island dan PIK2 yang mengalami pertumbuhan signifikan.
Rukan Little Bangkok, misalnya, kini menjadi salah satu titik teramai, berkat aliran pengunjung yang stabil sepanjang hari.
Tak hanya santai dan kuliner, Sunset Pier juga menyiapkan area event terbuka.
Aktivasi perdananya bahkan digelar lewat kolaborasi bersama Matahari Dari Timur (MDT), gerakan yang berfokus pada pelestarian wastra dan pemberdayaan perempuan.
Menghadirkan tema “Aku, Wastra, dan Kisah”, pagelaran ini menampilkan karya desainer Indonesia Timur, serta menghadirkan figur inspiratif seperti Artika Sari Devi dan Nadine Chandrawinata.
Digelar di amphitheatre terbuka dengan latar senja, acara ini menjadi gambaran jelas bahwa Sunset Pier adalah ruang yang hidup, menjadi tempat seni, budaya, dan komunitas melebur dalam satu panggung alami.
Dengan jalur pedestrian yang luas, area jogging dan bersepeda, serta akses parkir yang mudah, Sunset Pier hadir sebagai ruang publik yang fungsional namun tetap estetis.
Perpaduan laut, mangrove, dan arsitektur promenade menjadikannya destinasi wajib dikunjungi bagi keluarga, pasangan, hingga komunitas kreatif.
Baca Juga: PBNU Dinilai Lumpuh Total, Kritik Nadirsyah Hosen Menampar Keras Kepemimpinan Gus Yahya
Bagi siapa pun yang ingin menghentikan waktu sejenak di tengah padatnya kota, Sunset Pier menawarkan jawaban sederhana: datanglah saat senja. Ada warna keemasan yang menunggu untuk disaksikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










