Gelora Sepakbola Putri di Yogyakarta Meledak, MLSC Jadi Magnet Talenta Muda
Leo Farhan | 20 Oktober 2025, 15:50 WIB

AKURAT.CO, Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 1 2025–2026 resmi berakhir dengan menobatkan MI Baburroyyan Kiyudan dan SD Muhammadiyah Karangploso sebagai juara baru.
Gelaran yang berlangsung pada 14–19 Oktober di Stadion Tridadi dan Lapangan Bola Sidomoyo, Sleman, Yogyakarta itu diikuti 1.619 siswi dari 84 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Yogyakarta dan sekitarnya.
Dalam partai final yang digelar Minggu (19/10), MI Baburroyyan Kiyudan menjuarai kategori Kelompok Usia (KU) 10 usai melewati laga dramatis melawan SDN 3 Imogiri dengan skor tipis 5–4.
Sementara di kategori KU 12, SD Muhammadiyah Karangploso tampil dominan dengan menumbangkan SDN 2 Wonoharjo—juara bertahan MLSC Yogyakarta Seri 1 2024—dengan skor telak 6–1.
Program Manager MLSC, Edi Supriyanto, menilai peningkatan jumlah peserta setiap seri menjadi indikator positif perkembangan sepakbola putri usia dini di Yogyakarta. Ia juga menyoroti semakin meratanya kualitas antar tim yang berkompetisi.
"Sebagai contoh, SDN Ungaran 1 yang dua kali menjadi juara KU 10 justru kalah dari SDN 3 Imogiri di semifinal. Padahal di seri sebelumnya, mereka menang besar 4–0 di final. Ini menunjukkan ada peningkatan kualitas dan persaingan yang lebih sehat," ujar Edi.
Ia juga turut mengapresiasi kehadiran 11 sekolah baru di seri kali ini. Edi berharap semangat berkompetisi siswi Yogyakarta dapat menular ke daerah lain yang menjadi tuan rumah MLSC berikutnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala MLSC Yogyakarta, Tri Wulandari, menyebut peningkatan kuantitas peserta sejalan dengan peningkatan kualitas permainan. Menurutnya, turnamen ini berhasil menciptakan wadah pembinaan yang konsisten.
"Konsistensi penyelenggaraan MLSC membuat semakin banyak peserta yang serius menekuni sepak bola putri. Dari sisi permainan pun terlihat kemajuan, baik teknik individu maupun kerja sama tim. Bahkan, muncul talenta baru dari sekolah-sekolah yang baru pertama kali ikut," jelas Wulan.
Wulan juga mengatakan bahwa, tim talent scouting telah menyeleksi 25 pemain terbaik untuk mengikuti program MilkLife Soccer Extra Training, guna memperdalam kemampuan teknik dan mental bertanding mereka.
Antusiasme terhadap MLSC Yogyakarta terus meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat 452 siswi ikut berpartisipasi pada MLSC Seri 1 2024, kemudian naik menjadi 1.203 peserta di Seri 2 2024, dan 1.315 peserta pada Juni 2025. Kini, angka partisipasi kembali melonjak hingga 1.619 peserta.
"Lonjakan jumlah peserta ini menegaskan bahwa sepak bola putri di Yogyakarta berkembang pesat dan memiliki masa depan yang cerah," Wulan menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








