Istri Bos Persija Raih Gelar Doktor, Berharap Bermanfaat untuk Olahraga Indonesia
Endarti | 13 Juni 2025, 20:19 WIB

AKURAT.CO Bos Persija Jakarta, Mohamad Prapanca menyambut puas keberhasilan sang istri, Nina Silvana yang berhasil meraih gelar Doktor. Dia pun berharap ilmu dan penelitian istrinya akan hukum olahraga bisa bermanfaat untuk olahraga kedepannya.
Istri dari Mohamad Prapanca, Nina Silvana baru saja menyelesaikan Sidang Promosi Doktor Ilmu Hukum Universitas Pancasila, Jumat (13/6/2025).
Istri dari Mohamad Prapanca membuat disertasi dengan judul "Penguatan Peran Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) Dalam Perwujudan Prinsip Kepastian Hukum Good Governance Keolahragaan Indonesia."
Saat sidang berlangsung, Nina memang lancar dan tenang menjawab semua pertanyaan dari tim penguji.
Turut hadir dalam sidang tersebut Sekjen PSSI Yunus Nusi, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus, legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, dan petinggi Macan Kemayoran lainnya.
Prapanca berharap disertasi sang istri bisa bermanfaat ke depannya, terlebih masih bersinggungan dengan olahraga seperti dirinya.
"Alhamdulillah saya sangat bangga sekali dan anak saya bangga juga, saya kira tadinya cuma mengisi hari hari supaya tidak kosong tapi ternyata serius sekali," kata Prapanca saat ditemui di Universitas Pancasila usai sidang disertasi, Jumat (13/6/25).
"Saya berharap apa yang jadi disertasi istri saya itu bisa diimplementasikan ke depan dalam hukum olahraga. Semoga ini bisa memberikan peta baru untuk melindungi para atlet kita ke depannya," harap dia.
Sementara itu Nina Silvana mengaku memang sengaja mengangkat isu olahraga karena suka sepakbola sejak lama. Namun dia membantah apa yang dia buat ini bukan karena sang suami yang merupakan bos dari Persija Jakarta.
"Saya dari kecil hobi nonton bola, di sini bola populer tapi tidak bisa maju seperti negara lain, dari pandangan hukum, saya bisa cari lemahnya di mana," ujar Nina.
"Berangkat dari sana, cita-cita saya mau meneliti dan mengangkat masalah permasalahan sengketa yang selama ini belum jelas dan belum ada kepastian yang saya sebut di sidang saya," kata Nina.
Nina memang tidak mau fokus hanya di sepakbola. Sebab bagi dia permasalahan di dunia sepakbola sudah ada induk organisasi dunia, FIFA.
"Berangkat dari sana, saya melakukan penelitian, saya tidak ada hubungan dengan Pak Panca karena saya tidak menyebut bola saja tapi ke administrasian olahragaan."
"Penyelesaian bidang olahraga karena Olahraga gak hanya sepakbola, bahkan sepak bola sudah ada badannya karena tunduk ke FIFA, begitu banyak yang tidak terselsaikan di olahraga lain," ia menjelaskan.
Di sisi lain, Rektor Universitas Pancasila Adnan Hamid angkat topi kepada Nina karena mau mengangkat isu olahraga, karena itu merupakan hal baru.
"Pada saat beliau mau menulis permasalahan keolahragaan, menurut saya ini hal yang sangat positif, karena merupakan hal yang baru, tadi saya juga sampaikan disertasi beliau sangat original, belum ada yang menulis soal ini," jelas Adnan Hamis.
"Tadi juga sudah disampaikan oleh para penguji bahwa konflik permasalahan keolahragaan sudah banyak, Olahraga sudah menjadi bisnis olahraga. Potensi banyak terjadinya konflik."
"Oleh karena itu jawaban disertasi dari Ibu Nina ini merupakan suatu jawaban bahwa ke depan perlu ada proses lembaga ini menyelesaikan konflik konflik di olahragaan, saya sangat bangga membimbing beliau dalam disertasi keolahragaan ini," ia menjelaskan.
Lebih dari itu Adnan berharap penelitian Nina tidak berhenti sampai sini saja, karena ke depannya konflik keolahragaan bakal berkembang.
"Disertasi ini terus berkembang dan olahraga terus berkembang, belajar memang tidak boleh terhenti, oleh karena itu kita berpesan mengatakan tidak cukup sampai di sini, kita harus terus belajar."
"Mungkin sekarang sengketanya bisa diselesaikan sekarang tapi mungkin ke depan beda lagi. Maka dari itu harus belajar," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 6Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







