Kehadiran Insanul Fahmi di Rumah Inara Rusli Tuai Sorotan, Karyawan: Risih

AKURAT.CO Kabar mengenai kedekatan Inara Rusli dengan sosok Insanul Fahmi kian memanas. Meski sering berkunjung ke kediaman mantan istri Virgoun tersebut, kehadiran IF ternyata meninggalkan kesan kurang nyaman bagi para pekerja di rumah Inara.
Agung, mantan sopir Inara Rusli, mengungkapkan bahwa Insanul Fahmi setidaknya sudah lima kali bertandang ke rumah sang bos. Frekuensi kunjungan tersebut rupanya memicu rasa risih di kalangan karyawan yang bekerja di sana.
Baca Juga: Hak Asuh Dipersoalkan, Inara Rusli Tempuh Jalur Komnas Anak Terkait Keberadaan Anak
Kuasa hukum Agung, Sukardi, membenarkan adanya kegelisahan para pekerja terkait kehadiran IF. Hal ini terungkap dalam proses pemeriksaan saksi di Bareskrim Mabes Polri.
"Tetapi memang kalau berdasarkan pemeriksaan saksi A sebelumnya, karena saya juga kuasa hukum dari A, itu kira-kira IF itu sudah datang ke rumah IR itu kira-kira lima kali sehingga memang ya antara pekerja-pekerja itu sudah merasa risih,” ujar Sukardi baru-baru ini.
Lebih lanjut, Sukardi menyebutkan bahwa perilaku IF di kediaman Inara dianggap melampaui batas kewajaran oleh para staf, meskipun dia tidak merinci tindakan spesifik yang dimaksud.
“Kira-kira awalnya merasa risih sampailah pada kesimpulan bahwa tindakan ini tidak patut. Kira-kira seperti itu. Terkait dengan perilaku itu tidak dijelaskan secara detail,” imbuhnya.
Tak hanya mantan sopir, asisten pribadi Inara berinisial VA juga disebut-sebut mencium adanya kedekatan yang tidak biasa antara majikannya dengan Insanul Fahmi.
Baca Juga: Alasan Inara Rusli Cabut Laporan terhadap Insanul Fahmi, Pilih Damai Usai Dimediasi Buya Yahya
Sebagai orang yang mendampingi Inara setiap hari, VA merasakan adanya sinyal hubungan khusus, meski dia tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi di balik pintu tertutup.
“Tetapi memang ya sebagai pekerja, Aspri, VA itu kan setiap hari ikut dengan IR, dia tahu bahwa ada hubungan khusus. Tapi apakah apa yang terjadi di dalam ruangan dan lain sebagainya itu mereka tidak tahu,” tutup Sukardi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









