Ponsel Pelaku Sempat Dijual, Polisi Buru Sosok Pemfitnah Keluarga Sarwendah

AKURAT.CO Penyidikan kasus fitnah yang menimpa keluarga selebritas Sarwendah kini memasuki babak baru.
Meski akun TikTok @vina.run telah resmi disita oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti, penyidik siber menghadapi tantangan lantaran perangkat ponsel yang digunakan pelaku dilaporkan telah berpindah tangan.
Baca Juga: Sarwendah dan Giorgio Antonio Makin Dekat, Kedua Keluarga Saling Ketemu
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa polisi tengah bekerja keras melacak jejak digital pemilik akun tersebut. Pasalnya, ada indikasi pelaku mencoba memutus rantai pelacakan dengan menjual ponsel miliknya sebelum penyitaan dilakukan.
"Akun @vina.run itu sudah disita sama pihak kepolisian. Tapi informasinya pemilik akun sempat menjual handphone itu. Lalu siapa yang menggunakan setelah itu, ini lagi dicari. Jadi kita tunggu lagi, tapi sekali lagi kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang serius menangani perkara ini," jelas Chris Sam Siwu saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (30/1/2026).
Meskipun ada kendala pada perangkat fisik, Chris menyebutkan bahwa beberapa saksi terkait telah diperiksa untuk memperjelas duduk perkara.
"Memang progres dari kasus ini juga sudah cukup baik. Jadi akun 'Finaran' ini sudah dipanggil juga, sudah diperiksa. Tapi kita serahkan semuanya nanti bagaimana hasil akhirnya kepada pihak penyidik," tambahnya.
Sarwendah mengaku langkah hukum ini diambil sebagai titik nadir kesabarannya. Baginya, diam bukan lagi pilihan yang tepat ketika berita bohong mulai dikonsumsi secara liar oleh publik dan berdampak pada mental keluarga.
"Lama-lama kan capek juga ya kalau diomongin terus. Jadi kayaknya harus ada tindakan nyata supaya hoaks itu tidak makin berkembang," ujar Sarwendah dengan nada tegas.
Pihak kuasa hukum juga menegaskan bahwa seluruh bukti yang diajukan telah mematahkan narasi negatif yang dibangun oleh akun tersebut.
"Yang pasti kita jelaskan semua buktinya bahwa apa yang disampaikan di akun TikTok 'Finaran' itu tidak benar sama sekali. Dan ini menjadi pelajaran buat yang lain juga jangan asal bicara dan jangan melakukan fitnah-fitnah," tegas Chris.
Baca Juga: Sarwendah Sayangkan Isu Debt Collector Justru Bawa-bawa Anak
Ketegasan Sarwendah dalam menempuh jalur hukum tampaknya mulai membuahkan hasil. Chris mengamati bahwa gelombang komentar negatif dan fitnah di media sosial kliennya menurun drastis sejak laporan polisi dilayangkan.
"Mungkin teman-teman lebih tahulah ya. Tapi setahu kami setelah kami melakukan tindakan, semuanya sudah berkurang. Alhamdulillah," pungkas Chris Sam Siwu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







