Kisah Pilu Kucing Eko Patrio Jadi Korban Penjarahan

AKURAT.CO Penjarahan yang menimpa rumah Anggota DPR RI, yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo "Eko Patrio" menyisakan kisah pilu.
Tak hanya barang-barang yang rusak dan hilang, hewan peliharaan keluarga juga ikut menjadi korban. Salah satunya, kucing kesayangan Eko, Herme, sempat terpisah dan mengalami nasib berbeda.
Baca Juga: Setelah Ahmad Sahroni, Giliran Rumah Eko Patrio yang Digeruduk dan Dijarah Massa
Saat itu, kucing bernama Herme sempat terbawa perusuh saat penjarahan.
Beruntung, Herme berhasil ditemukan kembali meski dalam kondisi stres dan mengalami luka ringan akibat pecahan beling.
Dalam video yang diunggah akun resmi Instagram Amanat Institute, pada Sabtu (6/9/2025), Lutfi Agizal mendampingi pemeriksaan Herme bersama seorang dokter hewan.
“Ini si Herme ya, yang kemarin sempat diambil orang. Ada luka enggak mas?” tanya Lutfi.
Kemudian, Dokter hewan tersebut menjelaskan bahwa kucing Eko bernama Herme itu sudah tidak memiliki luka serius, namun mengalami kondisi stres.
“Iya (tidak ada luka). Cuman masih stres ya,” jawab dokter.
Baca Juga: Eko Patrio Sebut PAN Tegak Lurus Menangkan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta
Lutfi kemudian memastikan kepada dokter hewan tersebut agar tetap merawat dan menjaga hingga sehat kucing Herme sebelum dikembalikan ke Eko dan keluarga.
“Tolong dirawat dulu, mas. Mas kan juga dokter. Jadi apapun itu kita percaya ke mas. Kita selesaikan medisnya dulu, nanti kalau sudah fit, tolong kabarin saya, saya akan sampaikan ke Pak Eko dan Ibu Viona. Sementara waktu kita tolong dititip dulu, dirawat dulu semuanya. Terima kasih, Dok, untuk tetap dirawat dan supaya di sini tenang tidak ada gangguan dari mana pun," ucapnya.
Kini, Herme masih dalam perawatan hingga kondisinya pulih.
Satu per satu anggota keluarga kecil itu mulai kembali ditemukan, meski trauma masih membekas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa amarah dan kerusuhan tak hanya melukai manusia, tetapi juga makhluk kecil tak berdaya.
Hewan peliharaan adalah bagian dari keluarga, yang seharusnya tak pernah menjadi korban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








