Akurat Logo

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Yosi Winosa | 23 Oktober 2026, 22:14 WIB
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan
Dari sisi operasional, PTBA mencatat produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan total volume penjualan mencapai 21,10 juta ton di paruh pertama 2026.

AKURAT.CO Di tengah dinamika dan fluktuasi pasar saham domestik maupun global, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyampaikan bahwa Manajemen Perseroan saat ini tengah mengkaji berbagai langkah dan strategi korporasi yang optimal, termasuk potensi opsi pembelian kembali saham (share buyback).

Kajian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam menjaga stabilitas nilai perusahaan serta memberikan perlindungan dan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan (stakeholders).

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno menyampaikan bahwa Perseroan senantiasa mencermati perkembangan kondisi makroekonomi, tren industri energi, serta dinamika pasar modal secara saksama.

Baca Juga: PTBA Bor 113 Titik Tambang di Kuartal III-2026, Puluhan Miliar Digelontorkan untuk Kejar Cadangan Batu Bara

Manajemen memahami pentingnya merespons dinamika pasar secara bijak.

"Saat ini, Manajemen PTBA tengah melakukan kajian mendalam atas berbagai opsi strategis, termasuk potensi buyback saham, untuk memastikan setiap keputusan yang diambil senantiasa berlandaskan pada prinsip kehatihatian yang terukur, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta kerangka regulasi yang berlaku," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2026).

Langkah strategis ini ditopang oleh capaian fundamental Perseroan yang sangat solid. Di tengah tantangan dan dinamika industri energi global, PTBA berhasil membukukan kinerja keuangan yang melonjak tajam sepanjang paruh pertama tahun ini.

Pada Semester I-2026, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp22,03 triliun, meningkat 8% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Laba bersih Perseroan mencapai Rp2,65 triliun, tumbuh signifikan sebesar 218% yoy. Hasil kinerja tersebut didukung oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara.

Dari sisi operasional, PTBA mencatat produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan total volume penjualan mencapai 21,10 juta ton. Porsi penjualan ekspor tercatat sebesar 10,33 juta ton atau meningkat sekitar 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pemenuhan kebutuhan energi pasar domestik -demi menjaga ketahanan energi nasional- tetap menjadi prioritas utama dengan realisasi penjualan sebesar 10,77 juta ton atau menyerap sekitar 51% dari total penjualan Perseroan hingga periode semester I-2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.