Akurat Logo

Antisipasi Banjir Bandang Susulan, Kementerian PU Periksa Hulu Sungai Batang Tapan

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 20 Oktober 2026, 19:35 WIB
Antisipasi Banjir Bandang Susulan, Kementerian PU Periksa Hulu Sungai Batang Tapan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau penanganan pascabencana banjir bandang di Batang Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Tinjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi wilayah terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan infrastruktur dan mitigasi bencana dapat berjalan secara terkoordinasi, terutama di tengah curah hujan yang masih cukup tinggi.

Dody mengatakan, telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi hulu Sungai Batang Tapan.

Baca Juga: Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan

Pengecekan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bendungan alam akibat material longsoran yang berpotensi menimbulkan banjir bandang apabila jebol.

“Saya sudah minta Pak Dirjen SDA untuk mengecek kondisi di hulu seperti apa. Karena curah hujan masih lumayan cukup tinggi, saya khawatir di atas itu masih ada bendungan-bendungan alam. Sebetulnya bisa pelan-pelan supaya tidak jebol, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Menurut Dody, meskipun Sungai Batang Tapan bukan merupakan kewenangan pemerintah pusat, Kementerian PU tetap mendorong langkah antisipasi bersama pemerintah daerah.

Setelah kondisi hulu diketahui, penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk merancang penataan sungai yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Kita akan pelan-pelan, bersama Pemprov Sumbar, untuk mendesain seperti apa Sungai Batang Tapan. Nanti saya akan diskusi juga dengan Pak Gubernur,” ujarnya.

Pada sektor jalan dan jembatan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Direktorat Jenderal Bina Marga telah melakukan identifikasi kerusakan pada ruas Jalan Tapan–Batas Jambi.

Berdasarkan data, sejumlah titik mengalami kerusakan akibat longsor, baik pada lereng atas maupun lereng bawah, yang berdampak terhadap kondisi badan jalan dan keselamatan pengguna jalan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.