Waskita Karya Gandeng BNI Terapkan Host to Host, Pembayaran Proyek Jadi Real Time

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi dengan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Melalui H2H, pembayaran dapat dilakukan secara otomatis dan memungkinkan sistem internal perusahaan sebagai host terhubung langsung dengan sistem perbankan atau lembaga keuangan sebagai host lain secara real time.
Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno mengatakan, implementasi H2H merupakan wujud nyata dari transformasi digital perusahaan. Metode ini menguatkan proses sentralisasi pembayaran di Waskita.
Baca Juga: WSKT Garap Kawasan DPR di IKN Senilai Rp1,84 Triliun
“Hal ini sejalan dengan transformasi Waskita yang mengacu pada delapan stream. Salah satunya transformasi bisnis dalam rangka penguatan tata kelola dana demi mewujudkan Good Corporate Governance (GCG),” kata Wiwi dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026).
Wiwi menuturkan, inovasi H2H dengan API terstandarisasi SNAP, pengajuan pembayaran oleh tim proyek tidak lagi memerlukan dokumen tagihan fisik, karena semua dilakukan secara digital melalui aplikasi SAP.
Tim proyek dapat memantau langsung alur pengajuan tersebut kapan pun dan di mana pun. Begitu pula dengan mitra kerja Waskita yang bisa mendapatkan informasi secara real time atas pembayaran tagihan.
“Penerapan H2H berdampak positif terhadap pengelolaan arus kas serta sejalan dengan prioritas dan strategi Perseroan. Ke depannya Waskita Karya akan melakukan digitalisasi menyeluruh terhadap sistem operasional perusahaan,” ucap Wiwi.
Wiwi pun mengucapkan terima kasih kepada BNI yang telah mendukung penguatan ekosistem digital Waskita. Dirinya percaya, sinergi ini akan memberikan banyak manfaat antarkedua belah pihak.
“Pemanfaatan layanan API BNI merupakan wujud kolaborasi BUMN yang bertujuan memudahkan masyarakat sekaligus mendorong sistem pembayaran nasional. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dan mewujudkan digitalisasi berkelanjutan,” tutur Wiwi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








