Shell Kembali Lirik Hulu Migas RI, Lakukan Joint Study dengan Kufpec

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan adanya rencana Shell Plc kembali berinvestasi di sektor hulu migas Tanah Air.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan bahwa Shell saat ini sudah melalukan joint study dengan perusahaan asal Timur Tengah Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (Kufpec).
“Dia (Shell) sudah join sama Kufpec 50-50. Sudah mengajukan proposal,” kata Djoko di Komplek Parlemen Senayan, Selasa (11/11/2025).
Baca Juga: Hadiri ADIPEC, SKK Migas Dorong Investasi CCS CCUS
Djoksis sapaan akrabnya menambahkan bahwa Shell dan Kufpec tertarik untuk mengelola lima lapangan migas yang ada di Tanah Air.
“Di Ditjen Migas ada dua di offshore, tiga di onshore kalau gak salah. Saya lupa namanya, Tapi sedang dievaluasi oleh Ditjen Migas,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan tengah melalukan lelang terhadap sembilan wilayah kerja (WK) Minyak dan Gas (Migas).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan lelang tersebut dilakukan dalam agenda Asia Pacific Oil & Gas Conference and Exhibition (APOGCE) 2025 di Jakarta.
“Di APOGCE tadi kita umumkan 9 blok di situ,” kata Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, Selasa (14/10/2025).
Baca Juga: Lewat Raker SKK Migas, PT Sinar Prapanca Tekankan Peran Masyarakat
Ketika ditanya apakah dari sembilan blok migas ada yang diminati oleh Shell Plc, Laode menyebut dirinya tidak hapal nama yang perusahaan yang meminati blok tersebut.
“Saya gak hapal nama-namanya masing-masing,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










