Pra-Penjualan Tembus Rp1,2 Triliun, PANI Gaspol Kembangkan Kawasan Hijau Bernilai Triliunan

AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menutup semester pertama 2025 dengan kinerja cemerlang.
Perusahaan properti yang mengembangkan kawasan PIK 2 itu berhasil membukukan pra-penjualan senilai Rp1,2 triliun, dengan kontribusi terbesar datang dari proyek Central Business District (CBD) PIK 2 sebesar Rp451 miliar.
Presiden Direktur PIK 2, Sugianto Kusuma atau yang akrab disapa Aguan, menyampaikan optimisme terhadap prospek kawasan ini.
Ia mencatat, pada kuartal II, nilai pra-penjualan PANI melesat 50 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya.
“Pencapaian ini menjadi sinyal positif bahwa pasar merespons baik pengembangan kami. Ke depan, kami akan terus menghadirkan proyek yang relevan dengan kebutuhan saat ini sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Aguan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip pada Minggu (10/8/2025).
Dari sisi segmen komersial, PANI mengantongi penjualan Rp 231 miliar dari deretan produk seperti Rukan Marina Bay, One Business Park, Bizpark PIK 2, SOHO The Riverside Boulevard, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasar, dan Ruko Little Siam.
Baca Juga: Jaga Generasi Muda, Industri Penyiaran Didorong Hadirkan Konten Edukatif
Permintaan untuk hunian tapak juga ikut terdongkrak. Proyek Pasir Putih Residences, Padma, dan Bukit Nirmala membukukan penjualan Rp247 miliar, melonjak 76 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Memanfaatkan cadangan lahan seluas 1.845 hektare, PANI terus memperluas pengembangan kawasan.
Tahun ini, perusahaan memperkenalkan tiga produk baru: Rukan Pasar Milenial, One Business Park, dan Exclusive Designer Series at Okinawa.
Sementara itu, pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) di PIK 2 yang masuk daftar prioritas adalah pengembangan ekowisata Tropical Coastland. Proyek senilai Rp65 triliun ini dibiayai tanpa menggunakan APBN, dan diharapkan menyerap lebih dari 19 ribu tenaga kerja, baik langsung maupun tidak langsung.
Tropical Coastland dirancang sebagai destinasi pariwisata hijau seluas sekitar 1.755 hektare, lengkap dengan area mangrove yang berfungsi melindungi pesisir secara alami.
Konsep ini sekaligus menguatkan posisi PIK 2 sebagai kawasan eco-city yang menggabungkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








