Kadin Gandeng Pemkab Parigi Moutong Buka 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian Durian
Hefriday | 18 Juli 2025, 16:42 WIB

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo) dalam mewujudkan pengembangan lahan pertanian durian seluas 100 ribu hektare.
Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat produksi durian nasional, khususnya dalam mendukung ekspor langsung ke pasar China.
Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, mengungkapkan bahwa Parigi Moutong telah dipilih sebagai daerah pengekspor perdana durian beku Indonesia ke China. Dengan peluang tersebut, perlu ada penguatan dari sisi produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar global yang terus meningkat.
Saat ini, Kabupaten Parigi Moutong memiliki sekitar 114.103 pohon durian produktif yang tersebar di atas lahan seluas 1.114 hektare. Namun, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari cukup untuk memenuhi potensi pasar ekspor yang besar, sehingga dibutuhkan ekspansi lahan dan produksi secara signifikan.
“Program 100 ribu hektare pertanian durian ini akan membawa banyak manfaat ekonomi. Selain menciptakan lapangan kerja baru, juga akan meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong tumbuhnya industri pendukung seperti rumah kemas (packing house),” ujar Faradiba dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Dirinya memperkirakan, jika program tersebut terealisasi penuh, maka akan terjadi perputaran uang yang sangat besar, yakni antara Rp21 triliun hingga Rp50 triliun setiap tahun. Angka tersebut mencerminkan potensi besar dari komoditas durian sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Faradiba menambahkan, Kabupaten Parigi Moutong saat ini sudah memiliki 16 unit rumah kemas durian yang telah lolos audit dari General Administration of Customs of China (GACC). Artinya, daerah ini telah memenuhi standar ekspor yang ditetapkan oleh otoritas China, sebuah keunggulan yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Kadin juga menyatakan tidak hanya fokus pada pengembangan sektor hulu di pertanian, tetapi juga akan mengawal proses hilirisasi hingga ke ekspor. Dalam pelaksanaannya, Kadin akan bersinergi dengan Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin) untuk memastikan keberlanjutan program.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa pembangunan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah dapat dilakukan dengan kolaborasi multipihak. Kadin akan terus aktif memastikan agar setiap tahapan program berjalan tepat sasaran,” tegas Faradiba.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan bahwa pihaknya telah memulai langkah awal dengan membentuk desa percontohan durian dan memperluas lahan-lahan produktif yang ada. Program ini akan dijalankan secara bertahap dengan dukungan dari pemerintah provinsi.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, telah menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan ini melalui pengadaan bibit durian untuk para petani. Ia berharap langkah ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah berbasis pertanian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









