PHR Siapkan Tahap Appraisal Dua Sumur MNK Gulamo dan Kelok di Blok Rokan

AKURAT.CO Setelah dinyatakan discovery, dua sumur Migas Non-Konvensional (MNK) yakni Gulamo dan Kelok kini siap melangkah ke tahap pembuktian konsep atau appraisal.
Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatra Subholding Upstream Pertamina bersama sejumlah pemangku kepentingan tengah menyiapkan kelayakan eksplorasi lanjutan guna mendalami lebih jauh potensi reservoir yang tersimpan.
Kedua sumur MNK ini menjadi pionir dalam program eksplorasi migas non-konvensional yang mencakup akuisisi data, proses fracturing terbatas, serta sejumlah pengujian, termasuk flowback test. Tes ini dilakukan dengan mengukur fluida yang mengalir kembali ke permukaan usai proses fracturing, untuk mengevaluasi karakteristik dan kualitas reservoir.
Baca Juga: Inovasi SSF PHR Tingkatkan Produksi Minyak demi Ketahanan Energi Nasional
Flowback test menjadi indikator awal penting yang menandakan apakah fluida hidrokarbon seperti minyak dan gas mampu mengalir hingga ke permukaan.
General Manager PHR Zona Rokan, Andre Widjanarko, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus mempersiapkan kajian kelayakan eksplorasi tahap lanjut guna menggali lebih dalam potensi MNK di formasi Brown Shale.
"Fokusnya adalah untuk mendapatkan informasi tambahan yang diperlukan, termasuk dalam memastikan reservoir kemudian dapat diproduksi dengan memenuhi kaidah teknis keteknikan sekaligus dapat memenuhi aspek keekonomian," ujar Andre, dikutip Minggu (15/6/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Eksplorasi SKK Migas, Sunjaya Eka Saputra, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan PHR agar seluruh program pengembangan di Gulamo dan Kelok berjalan sesuai dengan arahan serta persetujuan SKK Migas.
Potensi MNK jika dikembangkan dengan baik akan memberikan tambahan produksi yang signifikan dan meningkatkan lifting di Blok Rokan sehingga berdampak positif pada peningkatkan lifting Migas secara nasional.
Baca Juga: Bahlil Instruksikan PHR Genjot Lifting Minyak
"Kami terus mendorong PHR untuk dapat mengakselerasi upaya percepatan produksi guna mendukung peningkatan lifting migas untuk mendukung program Ketahanan Energi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. Saat ini juga sedang disiapkan agar ada mekanisme early production dari sumur MNK sebelum POD disetujui seperti yang dilakukan untuk sumur-sumur GMB sebelumnya," terang Sunjaya.
Sebagai bagian dari tahap eksplorasi lanjutan, direncanakan pengeboran sumur appraisal dilakukan pada periode 2026–2027, dilanjutkan pengeboran sumur demonstration pada 2027–2028.
Berbeda dari sumur-sumur sebelumnya yang menggunakan metode pengeboran vertikal atau deviated, eksplorasi tahap lanjutan akan memanfaatkan teknologi Long Horizontal Drilling yang dikombinasikan dengan Multi-Stage Hydraulic Fracturing.
Sumur appraisal MNK memiliki peran penting dalam membuktikan efektivitas konsep teknologi pengeboran horizontal serta menentukan batas dan besarnya sumber daya di dalam reservoir. Sumur ini digunakan untuk menguji dan mengevaluasi potensi sumber daya yang telah ditemukan.
Sementara itu, sumur demonstration bertujuan membuktikan keberhasilan sumur appraisal dan penerapannya secara lebih luas, sekaligus menunjukkan kemampuan suatu area dalam memproduksi minyak non-konvensional. Biasanya, sumur demonstration menjadi bagian dari tahapan evaluasi sebelum pengembangan lapangan dilakukan secara penuh.
Tak hanya fokus pada migas non-konvensional, PHR juga tengah mempersiapkan produksi migas konvensional dari interval dangkal di sumur Gulamo dan Kelok. Langkah ini mempertegas komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya migas yang ada.
Ke depan, sejumlah tahapan eksplorasi dan pengembangan terus dipersiapkan untuk merealisasikan potensi MNK Brown Shale (BSH).
Kajian kelayakan lanjutan saat ini sedang berlangsung, termasuk pelaporan Studi Potensi MNK Rokan kepada Pemerintah Indonesia serta pengusulan Kegiatan Bersama Hulu (KBH) MNK.
Di sisi lain, penjajakan kemitraan strategis juga sedang dilakukan guna mendukung langkah pengembangan lebih lanjut. Keseluruhan langkah ini merupakan bagian dari strategi menyeluruh dalam menjawab tantangan energi nasional, tidak hanya untuk mendukung ketahanan energi, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








