Kapan Pengganti Riva Siahaan Diumumkan? Ini Kata Jubir Erick
Camelia Rosa | 4 Maret 2025, 15:13 WIB

AKURAT.CO Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengakui bahwa diperlukan proses yang cukup panjang untuk menentukan figur yang akan mengisi posisi Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga usai Riva Siahaan jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
"Jadi sekarang dalam proses, ini termasuk juga dalam upaya nanti Pak Erick mau review semuanya, bicara dengan stakeholder terkait yang sudah saya sampaikan. Jadi masih belum untuk sekarang dibentukan," ujar Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Viola ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Putri juga menuturkan bahwa nantinya sosok yang akan menjadi Dirut itu akan dibicarakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama dengan seluruh komisaris perusahaan.
"Karena ada RUPS juga, nanti bagaimana kemudian bicara dengan pihak komisaris. Nanti kita tunggu ya," imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga telah mengungkapkan bahwa setiap keputusan terkait perubahan direksi akan dilakukan dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan berlangsung pada Maret 2025.
"Ini nomor satu kan di bulan Maret ini akan banyak rapat umum pemegang saham (RUPS). Jadi tentu, pergantian nanti komisaris direksi kita sejalankan dengan rapatan tahunan," jelasnya ketika ditemui usai Konferensi Pers Penurunan Tiket Pesawat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (1/3/2025).
Erick menekankan, pemeirntah juga tetap harus menjaga konsistensi dari masing-masing perusahaan BUMN. Pasalnya, masing-masing peruahaan pelat merah memiliki banyak penugasan.
Ia pun mencontohkan, Perum Bulog yang tengah berfokus pada penyerapan gabah juga mengalami pergantian direksi. Apalagi di Pertamina saat ini terdapat kasus yang memang sedang didalami oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Tentu dengan kasus yang sedang didalami kejaksaan, kemarin saya meeting sama Pak Kejaksaan, Pak Jaksa Agung (JA), sebelum ke Magelang jam 11 malam. Bagaimana tentu kita apresiasi yang dilakukan kejaksaan, kita hormatin," tegas Erick.
Lebih lanjut, Erick memastikan pihaknya akan melakukan perbaikan di tubuh Pertamina untuk mencari solusi terbaik dalam rangka meningkatkan efisiensi dan pelayanan.
"Di Pertamina sendiri tentu kita akan review total seperti apa nanti bisa perbaikan-perbaikan yang kita lakukan ke depannya. Banyak yang bicara bagaimana peran SKK Migas? Bagaimana peran Menteri ESDM? Bagaimana Menteri BUMN? Bagaimana juga lain-lain? nah ini yang kita kondisikan," tukas Erick.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









