Akurat

Harga Pangan Hari Ini, Beras Premium Turun Tipis ke Rp15.350 per Kg

Hefriday | 18 Desember 2024, 08:22 WIB
Harga Pangan Hari Ini, Beras Premium Turun Tipis ke Rp15.350 per Kg

AKURAT.CO Harga sejumlah bahan pangan utama di Indonesia menunjukkan tren fluktuasi menjelang akhir tahun. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional yang dirilis pada Rabu (18/12/2024), terdapat pergerakan harga signifikan pada beberapa komoditas seperti beras, cabai, daging, hingga minyak goreng.  

Beras premium tercatat mengalami penurunan harga sebesar -0,39% atau turun Rp60, menjadi Rp15.350 per kilogram. Penurunan serupa juga terjadi pada beras medium yang kini dihargai Rp13.450 per kilogram, turun -0,30% atau Rp40. Meski relatif kecil, penurunan harga ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pangan selama musim liburan.  
 
Sebaliknya, komoditas seperti kedelai impor justru mengalami kenaikan harga sebesar 0,67% atau naik Rp70, menjadi Rp10.480 per kilogram. Kondisi serupa terjadi pada bawang merah dan bawang putih bonggol yang masing-masing mengalami kenaikan harga sebesar 1,19% dan 1,89%. Harga bawang merah saat ini mencapai Rp40.680 per kilogram, sementara bawang putih bonggol berada di angka Rp43.090 per kilogram.  
 
 
Cabai merah keriting dan cabai rawit merah mencatat penurunan harga cukup signifikan. Harga cabai merah keriting turun -4,82% atau Rp1.710, menjadi Rp33.800 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah mengalami penurunan lebih tajam sebesar -6,15% atau Rp2.620, kini dihargai Rp40.010 per kilogram.  
 
Komoditas protein hewani seperti daging sapi murni dan ikan juga mengalami penurunan harga. Harga daging sapi murni turun sebesar -3,70% atau Rp4.990, menjadi Rp129.980 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada ikan bandeng, ikan tongkol, dan ikan kembung yang masing-masing turun -3,62%, -2,81%, dan -2,46%. Harga ikan bandeng kini berada di Rp32.440 per kilogram, ikan tongkol di Rp30.820 per kilogram, dan ikan kembung di Rp36.800 per kilogram.  
 
Sebaliknya, harga daging ayam ras mengalami kenaikan sebesar 3,18% atau Rp1.170, menjadi Rp38.010 per kilogram. Tren serupa juga terlihat pada jagung tingkat peternak, yang mencatat kenaikan harga tertinggi sebesar 7,11% atau Rp430, menjadi Rp6.480 per kilogram.  
 
Minyak goreng kemasan sederhana dan curah mengalami penurunan harga tipis masing-masing sebesar -0,27% dan -3,21%. Harga minyak goreng kemasan sederhana kini berada di Rp18.600 per liter, sedangkan minyak goreng curah dihargai Rp16.910 per liter.  
 
Komoditas lain seperti gula konsumsi, tepung terigu curah, dan garam halus beryodium juga mencatat penurunan harga. Harga gula konsumsi turun -0,22% menjadi Rp17.940 per kilogram, sementara tepung terigu curah turun -0,79% menjadi Rp10.060 per kilogram, dan garam halus beryodium turun -3,89% menjadi Rp11.130 per kilogram.  
 
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang ditujukan untuk menstabilkan harga beras di pasar mencatat penurunan harga sebesar -0,64% atau Rp80, menjadi Rp12.430 per kilogram. Penurunan harga ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga ketersediaan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat.  
 
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pangan ini mencerminkan dinamika pasar menjelang akhir tahun. Pemerintah diharapkan terus memantau dan memastikan stabilitas harga agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, khususnya menjelang liburan dan perayaan tahun baru.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa