Akurat

Kepuasan Pelanggan 99 Persen, Beam Mobility Penuhi Kualitas Layanan

M. Rahman | 20 Maret 2024, 12:22 WIB
Kepuasan Pelanggan 99 Persen, Beam Mobility Penuhi Kualitas Layanan

AKURAT.CO Kesadaran akan hidup sehat dan lebih sustainable terus meningkat, salah satunya dapat dilihat dari peningkatan penggunaan armada mikromobilitas. Berdasarkan data operasional dari Beam Mobility, perusahaan mobilitas mikro berbagi terbesar di Asia Pasifik, menunjukan keberhasilan Perusahaan untuk mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan hingga 99%.

Dengan rata-rata keluhan sebesar 0,55% setiap bulannya, menunjukan tingkat kepuasan yang sangat tinggi dari pelanggan setia layanan Beam Mobility khususnya di Kawasan Bintaro Jaya. Sementara dari total keluhan yang diterima oleh divisi layanan pelanggan Beam Mobility, beberapa membahas unit yang tidak bisa digunakan (20.5%), ketidak pahaman konsumen untuk melakukan end trip (18%) serta Informasi tambahan yang dibutuhkan (16%). 

Country Lead Beam Mobility Indonesia, Ricky Sjofyan mengatakan capaian tersebut merupakan hasil upaya kolektif atas komitmen kami untuk terus mengoptimalkan kualitas layanan Beam Mobility dalam hal layanan pelanggan, dan response-time bagi rangers dan Marshals menjadi di bawah 30 menit, disamping peningkatan kinerja perangkat lunak kami yang selalu lakukan setiap saat.

Baca Juga: Beam Mobility Kurangi 238 Ton Co2 Emisi Di Indonesia Sepanjang 2023

"Beam Mobility terus berupaya untuk menyediakan layanan mikromobilitas yang terjangkau dan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia," ujar Ricky dikutip Rabu (20/3/2024).

Ditambahkan, pihaknya juga melihat pola perjalanan armada Beam Mobility pada kawasan Bintaro khususnya, lebih banyak terpusat pada area perkantoran dan stasiun kereta.

"Berdasarkan data operasional penggunaan armada Beam Mobility, perjalanan dari stasiun Pondok Ranji Baru dan stasiun Jurang Mangu menjadi salah satu kontributor yang signifikan bagi jumlah perjalanan di Bintaro dari 3 titik parkir, disusul dengan perjalanan yang dilakukan ke beberapa area apartemen di Bintaro dari 10 titik," imbuh Ricky.

Senada, Manager Pengelola kawasan Bintaro PT Bintaro Jaya, Isdianto Prasetyotomo mengapresiasi upaya Beam Mobility memperkenalkan layanan armada mikro mobilitas ramah lingkungan di Bintaro. 

"Setelah hadirnya layanan ini, kami melihat perubahan signifikan dari masyarakat di Bintaro yang mulai menerapkan sustainable lifestyle, salah satunya adalah penggunaan armada Beam khususnya warga yang biasanya melakukan perjalanan singkat dengan kendaraan bermotor sekarang telah berganti menggunakan armada ramah lingkungan Beam. Kolaborasi dengan Beam ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk menyediakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan bebas dari polusi bagi penghuni Bintaro," ujar Isdianto.

Sementara itu, salah satu pengguna layanan Beam Mobility di Bintaro, Ika Pramono, mengungkapkan ia menggunakan Beam Mobility tak hanya untuk memenuhi kebutuhan mobilisasi harian saja. Sebagai pengguna Commuter Line yang membutuhkan transportasi cepat menuju stasiun terdekat, armada Beam Mobility juga telah menjadi armada pilihannya dibanding moda transportasi lain ketika menjelajah area Bintaro.

"Berbagai destinasi di sekitar Bintaro sangat mudah dicapai tanpa harus merasa khawatir akan biaya perjalanan yang membengkak. Ini benar-benar memberikan kenyamanan dan kebebasan untuk menjalankan kegiatan sehari-hari saya," ujar Ika.

Selain itu, selama tahun 2023, penggunaan armada Beam Mobility juga berhasil menghindarkan 238-ton CO2 jika dibandingkan dengan emisi CO2 yang dihasilkan unit sepeda motor, data ini diperoleh melalui perhitungan default dari layanan Beam secara real time di 7 area, sehingga didapatkan jumlah trip, unit yang digunakan serta waktu penggunaan.

IoT Canggih

Seluruh armada Beam Mobility sudah dilengkapi dengan teknologi IoT canggih yang disebut Geofence. Teknologi ini memungkinkan Beam Mobility untuk memonitor kondisi kendaraan secara real-time, memberi batasan untuk wilayah ataupun area yang bisa dilewati oleh setiap pengendara e-bike Beam, serta secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan pada kendaraan Beam. Teknologi Geofence juga digunakan untuk mendeteksi ketika armada membutuhkan pergantian baterai.

Armada Beam Mobility memiliki kecepatan yang dibatasi maksimal 25km/jam. Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh penggunanya, setiap armada dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan petunjuk keselamatan dalam berkendara. Selain itu sebagai upaya untuk pengenalan armada Beam Mobility kepada masyarakat lebih dalam, terdapat program pelatihan armada secara cuma-cuma yang disebut Beam Safe Academy.

"Peningkatan perjalanan dengan armada Beam Mobility merupakan upaya bersama yang dimulai dari kesadaran akan kebutuhan lingkungan yang lebih baik dari masyarakat Indonesia. Kami akan terus mengampanyekan gaya hidup sehat, berkelanjutan dengan armada Beam, serta melakukan ekspansi layanan kami di kota-kota mandiri maupun universitas di Indonesia," ujar Ricky.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa