Eksportir Pengalengan Ikan Ini Jadi Pahlawan Devisa

AKURAT.CO Ekspor pengalengan ikan berhasil meningkatkan devisa Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, industri pengalengan ikan termasuk salah satu sektor yang berorientasi ekspor dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pasar luar negeri.
“Indonesia termasuk ke dalam 10 negara terbesar eksportir produk perikanan dalam kaleng di dunia,” kata Menperin Agus dikutip Sabtu (21/10/2023).
Menperin melaporkan, di Indonesia terdapat 70 pengalengan ikan skala besar dengan total produksi sebesar 308.000 ton pada tahun 2022. Sehingga, Agus mengatakan bahwa industri pengalengan ikan merupakan sektor padat karya yang telah menyerap tenaga kerja hingga 29.000 orang.
Baca Juga: Menjanjikan dan Eksotis, Ekspor Ikan Hias Indonesia di Triwulan I Capai Rp137,27 Miliar
Menperin memberikan apresiasi kepada CV Pasific Harvest yang gencar memperluas pasar ekspornya terhadap negara-negara non tradisional seperti, Jerman, Libia, dan negara-negara Afrika lainnya.
Menurutnya, pengiriman produk pengalengan ikan dari Indonesia ke negara-negara tersebut menunjukkan produk industri nasional yang mampu bersaing dan dapat memenuhi persyaratan yang ketat di Eropa dan negara-negara lainnya.
“Karena kita untuk tembus ke Jerman saja, tidak mudah, mereka punya standar yang sangat tinggi. Apalagi, standar di sektor makanan,” ucap Agus.
Lebih merinci, CV. Pasific Harvest selama ini telah memproduksi ikan sarden dan tuna dengan kapasitas produksi sebanyak 24.000 ton per tahun, dan persentase ekspornya sebesar 65-80%. Dalam hal mendukung ekonomi nasional, CV Pasific Harvest telah melakukan peningkatan produksi serta perluasan jangkauan ekspor dengan mengoptimalkan SDM lokal. Bahkan perusahaan tersebut menyerap tenaga kerja dari warga di sekitar pabrik sebanyak 5000 orang.
“Hal ini tentunya bisa membawa angin segar pada sektor industri manufaktur dan berdampak positif bagi peningkatan perekonomian Indonesia,” ungkap Menperin.
Oleh karena itu, Menperin berharap dari apa yang dilakukan CV Pasific Harvest dapat menginspirasi lebih banyak kepada pelaku industri manufaktur di Indonesia untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam upaya menjalankan usahannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini











