DPD: Jangan Sampai Polemik Ijazah Gibran Ganggu Pemerintahan Prabowo

AKURAT.CO Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, meminta polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dikaitkan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengganggu konsentrasi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan.
Ia menekankan, keberlangsungan pemerintahan perlu dijaga agar program prioritas Presiden Prabowo, termasuk Asta Cita, dapat berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
“Kami mendukung agar Presiden tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab hingga selesai,” kata Tamsil, dikutip Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, berbagai persoalan politik yang berkembang tidak boleh mengalihkan perhatian pemerintah dari tanggung jawab menjalankan mandat rakyat dan menyelesaikan persoalan masyarakat.
Meski demikian, Tamsil mengingatkan bahwa upaya menjaga stabilitas pemerintahan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Setiap persoalan yang muncul, termasuk polemik ijazah Gibran, perlu diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
“Pemerintahan harus tetap berkonsentrasi menjalankan program-program prioritas, tetapi pada saat yang sama penegakan hukum juga harus dilakukan secara serius. Keduanya penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.
Terkait polemik ijazah Gibran, Tamsil menjelaskan bahwa persoalan tersebut saat ini berada di luar kewenangan DPD RI.
Namun, DPD RI dapat mengambil sikap apabila persoalan itu nantinya bergulir ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Ia memperkirakan akan muncul beragam pandangan di internal DPD RI apabila persoalan tersebut masuk dalam pembahasan MPR.
Tamsil juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan sosok pengganti Gibran apabila terjadi pergantian wakil presiden.
Ia menyebut sejumlah figur yang berpotensi dipertimbangkan, baik dari kalangan pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
Dari kalangan pimpinan partai politik, Tamsil menyebut nama Sufmi Dasco Ahmad, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Zulkifli Hasan, dan Muhaimin Iskandar.
Sementara dari jajaran kabinet, ia menilai Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebagai salah satu figur yang memiliki prestasi.
Baca Juga: PDIP: Polemik Ijazah Gibran Bukan Urusan Pribadi Antartokoh Politik, tapi Soal Konstitusi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








