Kantongi Dukungan Mayoritas Daerah, Bendum Golkar Sari Yuliati Maju Caketum Kosgoro 1957

AKURAT.CO Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Golkar, Sari Yuliati, resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957.
Langkah tersebut menandai keseriusannya untuk memimpin salah satu organisasi pendiri Partai Golkar pada Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957.
Sari menyerahkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan mengaku telah mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara di daerah serta sejumlah organisasi yang didirikan Kosgoro 1957.
“Ini sedang mengembalikan formulir beserta seluruh persyaratannya. Kami juga membawa 40 dukungan, terdiri dari 36 dukungan PDK tingkat I dan empat dukungan dari organisasi gerakan. Insyaallah,” kata Sari di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Selanjutnya, panitia akan melakukan proses verifikasi terhadap seluruh berkas pendaftaran sebelum menetapkan calon yang memenuhi syarat sesuai mekanisme organisasi.
Musyawarah Besar Kosgoro 1957 dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta.
Sari menegaskan, Mubes tidak semata menjadi arena perebutan jabatan, melainkan momentum evaluasi dan pembenahan organisasi untuk lima tahun ke depan.
“Mubes merupakan refleksi lima tahunan bagi PPK Kosgoro. Bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi bagaimana kita melakukan perbaikan dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir,” ujarnya.
Baca Juga: Lewat Film Suamiku Lukaku, NasDem Gaungkan Perlawanan Kekerasan pada Perempuan dan Anak
Wakil Ketua DPR RI itu juga mengajak seluruh kader menjaga persatuan dan menjadikan kontestasi sebagai proses demokrasi yang sehat.
“Arena Mubes bukan soal siapa menang atau kalah. Siapa pun yang terpilih harus merangkul semua pihak, dan yang belum terpilih juga harus sportif menerima hasilnya,” ucapnya.
Terkait program kerja, Sari mengatakan akan memaparkan visi dan strategi secara lebih rinci dalam forum Mubes.
Namun, ia memastikan salah satu prioritasnya adalah memperkuat peran Kosgoro 1957 sebagai salah satu pilar utama Partai Golkar.
“Yang pasti, saya ingin Kosgoro menjadi pilar kekuatan terbesar bagi Partai Golkar,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







