Gelar Muscab X se-Jakarta, PPP Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2029

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, mengatakan pihaknya mulai menyiapkan strategi elektoral di Jakarta untuk menghadapi Pemilu 2029.
Dia menjelaskan, fokus utama partai saat ini adalah memperkuat struktur hingga ke tingkat bawah, termasuk menyiapkan kader sebagai agen politik di tempat pemungutan suara (TPS).
"Tujuan kita jelas, membangun kekuatan elektoral secara nyata. Bukan sekadar opini, tapi memastikan struktur dan kerja politik berjalan sampai ke lapangan," kata Mardiono, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) X PPP se-Jakarta di Kantor DPW PPP DKI Jakarta, Buaran, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026).
Dia menegaskan, Muscab menjadi momentum untuk membentuk kepengurusan baru lima tahunan sekaligus memperkuat soliditas kader PPP, khususnya di Jakarta.
Menurut dia, penguatan struktur ini juga penting untuk memenuhi persyaratan verifikasi pemilu serta menghadapi dinamika politik ke depan.
Mardiono mengakui, perolehan kursi PPP di DPRD Provinsi Jakarta mengalami penurunan signifikan dalam dua pemilu terakhir, dari 10 kursi menjadi hanya 1 kursi. Karena itu, partai menargetkan peningkatan pada Pemilu 2029.
"Kalau kembali ke 10 kursi memang berat, tapi minimal separuhnya bisa kita capai. Itu target yang realistis," ujarnya.
Selain itu, PPP juga mulai menggarap pemilih milenial dan generasi Z yang diprediksi mendominasi pada Pemilu 2029. Meski demikian, Mardiono menekankan pentingnya kolaborasi antara kader muda dan senior.
Baca Juga: Trump Enggan Akui Akan Akhiri Perang Karena Isu Pemilu: Itu Tidak Benar
"Tidak bisa dipisahkan. Yang muda harus didorong, tapi yang senior tetap punya peran membimbing," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, menyebut Muscab merupakan agenda rutin organisasi yang digelar setiap lima tahun, sekaligus menjadi sarana konsolidasi politik di tingkat daerah.
"Ini bagian dari evaluasi dan penyusunan peta jalan menuju 2029, termasuk memperbaiki basis suara yang sebelumnya tergerus," kata Saiful.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








