Akurat Logo

Profil Rohmat Marzuki, Disebut Calon Kuat Wamenhut: Karier dan Harta Kekayaan

Kosim Rahman | 17 September 2025, 12:55 WIB
Profil Rohmat Marzuki, Disebut Calon Kuat Wamenhut: Karier dan Harta Kekayaan

AKURAT.CO Profil Rohmat Marzuki kini jadi sorotan publik setelah Bendahara DPD Gerindra Jawa Tengah itu disebut sebagai calon kuat Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) yang baru.

Namanya kian ramai diperbincangkan karena rekam jejaknya di dunia politik, latar belakang pendidikannya di sektor kehutanan, hingga harta kekayaan yang ia laporkan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut profil lengkap Rohmat Marzuki, karier politiknya, serta pembahasan harta kekayaannya.

Profil Rohmat Marzuki

Rohmat Marzuki dikenal sebagai Bendahara DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Tengah.

Baca Juga: Gerindra Minta Pengunduran Diri Rahayu Saraswati dari DPR Jadi Pelajaran Bersama

Ia juga terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jawa Tengah periode 2024–2029 mewakili daerah pemilihan Grobogan–Blora.

Pengalaman politiknya yang panjang menjadikannya salah satu kader kunci di tubuh Gerindra Jawa Tengah.

Latar belakang pendidikannya adalah Sarjana Kehutanan (S.Hut.) yang membuatnya dianggap memiliki kompetensi di sektor kehutanan dan lingkungan.

Inilah salah satu alasan mengapa Rohmat Marzuki disebut sebagai calon kuat Wamenhut jika wacana pembentukan Kementerian Kehutanan kembali terealisasi.

Karier Politik dan Jabatan

Sejak awal berkarier di DPRD Jawa Tengah, Rohmat Marzuki dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama di bidang ekonomi, pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

Ia menduduki posisi penting di Komisi B DPRD Jawa Tengah, yang membidangi perekonomian dan keuangan termasuk sektor pangan, perikanan, perkebunan, perdagangan, dan UMKM.

Posisi strategis ini membuatnya dekat dengan isu-isu lingkungan dan sumber daya alam, sehingga profil Rohmat Marzuki dinilai cocok jika dipercaya menduduki jabatan Wakil Menteri Kehutanan.

Baca Juga: Harta Kekayaan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Sedang Jadi Sorotan

Harta Kekayaan Rohmat Marzuki

Selain rekam jejak politiknya, harta kekayaan Rohmat Marzuki juga menjadi sorotan publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat di KPK, Rohmat Marzuki melaporkan kepemilikan sejumlah aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan pribadi, serta tabungan dan investasi.

Meskipun detail nominalnya belum dipublikasikan secara luas, transparansi ini menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik.

Sebagai Bendahara Gerindra Jawa Tengah sekaligus legislator, Rohmat Marzuki secara berkala melaporkan kekayaannya sesuai ketentuan yang berlaku bagi penyelenggara negara.

Publik pun menunggu pembaruan laporan kekayaan ini seiring namanya semakin santer disebut sebagai calon kuat Wakil Menteri Kehutanan.

Alasan Nama Rohmat Marzuki Masuk Bursa Calon Wamenhut

Dikutip dari berbagai sumber, nama Rohmat Marzuki semakin santer disebut-sebut dalam bursa calon Wamenhut setelah adanya wacana pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi dua kementerian independen.

Dengan pengalaman politik dan latar pendidikan yang relevan, ia dianggap mampu mendukung program pemerintah di bidang kehutanan secara lebih spesifik.

Sebagai figur yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik dan pemerintahan daerah, Rohmat Marzuki diharapkan mampu memberikan solusi inovatif dalam menjaga keberlanjutan hutan Indonesia.

Dukungan dari partai serta latar belakang akademisnya menambah nilai plus jika memang resmi ditunjuk sebagai Wamenhut.

Baca Juga: Dapat Anggaran Rp6,039 Triliun di 2026, Kemenhut Fokus Akselerasi Kehutanan Berkelanjutan

Itulah profil Rohmat Marzuki, Bendahara Gerindra yang diisukan menjadi calon kuat Wamenhut dengan rekam jejak politik dan latar pendidikan kehutanan yang dinilai relevan untuk mendukung program pemerintah di sektor kehutanan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.