Puan Maharani: DPR Berkomitmen Bertransformasi, Tidak Ada Kenaikan Gaji Anggota

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan komitmen DPR untuk melakukan transformasi kelembagaan menyeluruh demi meningkatkan kepercayaan publik.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi tokoh akademisi, keagamaan, dan publik yang tergabung dalam Majelis Mujadalah Kiai Kampung di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (4/9/2025).
Dialog yang berlangsung sekitar dua jam ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Peneliti Senior BRIN Siti Zuhro, Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud, mantan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, dan pakar komunikasi Effendi Gazali.
Puan menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, forum dialog dengan masyarakat sipil sangat penting untuk memperkuat fungsi representasi DPR, terlebih pasca gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah pada akhir Agustus lalu.
“Terima kasih sudah hadir untuk memberikan masukan di tengah Indonesia sedang bersedih,” ujar Puan.
Di hadapan para tokoh, Puan juga menyampaikan permohonan maaf atas sikap atau pernyataan sejumlah anggota DPR yang belakangan menyinggung publik.
Baca Juga: BMK 1957 Desak DPR Dengarkan Aspirasi Publik dan Hentikan Korban Jiwa dalam Aksi Unjuk Rasa
“Saya minta maaf jika ada anggota yang bertutur atau berlaku kurang berkenan. Memang ada beberapa informasi yang beredar, tapi tidak semuanya sesuai fakta,” katanya.
Puan menegaskan isu kenaikan gaji anggota DPR yang beredar tidak benar. Ia memastikan DPR justru melakukan pengetatan, termasuk penghentian tunjangan perumahan dan pembatasan perjalanan luar negeri.
“Tidak pernah ada kenaikan gaji. Terkait tunjangan perumahan, per 31 Agustus sudah dihentikan. Moratorium sudah diberlakukan untuk kunjungan luar negeri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Puan menekankan DPR tengah memperkuat transparansi dengan memanfaatkan sistem digital. Seluruh laporan kegiatan dan rapat terbuka DPR kini dipublikasikan secara daring agar dapat diakses publik.
“Kami sungguh-sungguh ingin melakukan transformasi kelembagaan. DPR harus lebih terbuka, aspiratif, dan akuntabel,” tegas Puan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








