Belum Ada Kepastian, Revisi UU Pemilu Tunggu Sinyal dari Pimpinan DPR

AKURAT.CO Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengungkapkan, wacana revisi Undang-Undang Pemilu belum masuk dalam agenda resmi parlemen.
Menurutnya, keputusan untuk membahas atau tidak sepenuhnya bergantung pada pimpinan DPR.
“Revisi UU Pemilu sampai hari ini belum diputuskan untuk dibahas. Kami sudah menyampaikan kepada pimpinan di awal masa sidang, dan mereka menilai momennya belum tepat karena pelaksanaan pemilu masih cukup jauh,” ujar Rifqi dalam diskusi "Masa Depan Demokrasi Elektoral di Indonesia" di Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Ia menegaskan bahwa Komisi II DPR bersikap pasif dan menunggu instruksi.
Bahkan, dengan analogi jenaka, ia menyamakan peran Komisi II sebagai makmum dalam salat, yang sepenuhnya mengikuti bacaan imam.
“Kami hanya mengikuti arahan. Sebagai makmum, kami tidak bisa memilih ayat atau surah. Yang menentukan sepenuhnya adalah imam, dalam hal ini pimpinan DPR,” ujarnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Belum Disetujui, Presiden Masih Kaji Pengunduran Diri Hasan Nasbi
Rifqi juga menekankan bahwa Komisi II tetap siap jika revisi nanti dibahas di Badan Legislasi (Baleg) ataupun melalui Panitia Khusus (Pansus).
Banyak anggota Komisi II juga menjadi bagian dari Baleg, sehingga tidak ada masalah dalam fleksibilitas forum pembahasan.
“Apapun forum yang dipilih, kami siap. Prinsip kami sederhana: makmuman lillahi ta’ala,” tutupnya dengan nada santai namun serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








