Jejak Karir dan Profil Andy Budiman, Waketum PSI yang Gabung FOLU Net Sink 20230 KLHK dengan Gaji Fantastis

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman, menjadi sorotan setelah namanya tercantum dalam struktur organisasi Operation Management Office (OMO) Indonesia's Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penunjukan ini menuai berbagai respons, terutama karena posisi yang diemban oleh Andy Budiman kader PSI di program yang bertujuan untuk mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan.
Sehubungan dengan itu, berikut karir dan profil Andy Budiman, Waketum PSI yang kini gabung FOLU Net Sink 2030 KLHK.
Karir dan Profil Andy Budiman
Andy Budiman lahir pada 25 Juli 1973. Andy Budiman adalah lulusan dari Universitas Padjadjaran dengan program studi Ilmu Komunikasi.
Ia juga menerima berbagai beasiswa, termasuk Jefferson Fellowship dari East West Center AS dan International Academy of Leadership dari Friedrich Naumann Stiftung Jerman pada tahun 2010.
Baca Juga: Mendagri: Biaya Pemungutan Suara Ulang Ditanggung APBD, Bukan APBN
Andy Budiman adalah seorang politikus dan mantan wartawan Indonesia. Saat ini, Andy menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PSI.
Sebelum terjun ke dunia politik, Andy Budiman merintis karier sebagai wartawan. Ia mendirikan Kantor Berita 68 Utan Kayu dan menjadi pembawa acara serta produser untuk talkshow Topik Minggu Ini dan Barometer di Liputan 6 SCTV.
Selain itu, Andy pernah bekerja sebagai editor di Deutsche Welle yang berbasis di Bonn, Jerman.
Andy juga dikenal sebagai seorang aktivis. Ia mendirikan Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) dan pernah menjadi pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI Indonesia).
Ia terlibat dalam pendirian Humanitarian Commission for Emergency Response for Tsunami Aceh 2004.
Andy Budiman memiliki pengalaman yang signifikan di dunia politik. Ia pernah menjadi Manajer Kampanye Nasional PSI dalam Pemilihan Umum 2019, pemenang konvensi PSI untuk Pemilihan Walikota Surabaya 2020, dan Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Pusat PSI.
Saat ini, selain menjabat sebagai Waketum PSI, Andy juga menjadi Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Hukum.
Peran Andy Budiman di FOLU Net Sink 2030 dan Kontroversi Gaji
Dalam struktur OMO FOLU Net Sink 2030, Andy Budiman menjabat sebagai dewan penasihat ahli.
Program FOLU Net Sink 2030 sendiri merupakan target yang ingin dicapai Indonesia melalui mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PSI, menempatkan sejumlah kader PSI dalam tim pengurus ini.
Penunjukan ini menuai kritik karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Selain itu, muncul perdebatan mengenai gaji yang diterima oleh para petinggi FOLU Net Sink 2030, termasuk Andy Budiman, yang mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Kendati demikian, Raja Juli Antoni mengklaim bahwa anggaran untuk kegiatan OMO berasal dari donor dan/atau negara mitra, bukan dari APBN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








