PSI Panaskan Mesin Politik: Struktur Diperkuat dari DPW hingga DPC

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) terus memperkuat struktur organisasi di seluruh Indonesia.
Hingga pertengahan Oktober, PSI telah merampungkan konsolidasi di sepuluh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), yang seluruhnya dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali.
Menurut Ahmad Ali, langkah ini merupakan bagian dari agenda besar partai dalam mempersiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang akan digelar pada November 2025, sekaligus bagian dari proses verifikasi faktual internal yang sedang dilakukan oleh DPP PSI.
“Sepuluh DPW sudah rampung kami konsolidasikan. Akhir Oktober nanti seluruh struktur di bawah DPW, termasuk DPD dan DPC, akan selesai. Minggu depan kami lanjutkan lagi untuk 28 DPW lainnya,” ujar Ahmad Ali di Jakarta, Senin (14/10/2025).
Ahmad Ali menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk verifikasi internal untuk memastikan kesiapan struktur dan data kepengurusan PSI di seluruh Indonesia.
Dengan demikian, PSI menargetkan sudah siap sepenuhnya ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan verifikasi faktual resmi.
“Kami ingin memastikan bahwa saat KPU turun melakukan verifikasi faktual, seluruh struktur PSI sudah lengkap, aktif, dan siap diverifikasi. Ini bagian dari keseriusan kami membangun partai yang tertib administrasi dan profesional,” tegasnya.
Baca Juga: Kemenperin Siapkan Aturan Emisi Euro 4 untuk Kendaraan Tambang
Sepuluh DPW yang telah menyelesaikan konsolidasi antara lain Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Banten, dan Nusa Tenggara Timur.
Ahmad Ali menambahkan, proses konsolidasi akan dilanjutkan pekan depan untuk merampungkan 28 DPW lainnya beserta seluruh struktur di bawahnya.
DPP PSI menargetkan seluruh tahapan, termasuk pembentukan dan verifikasi internal hingga tingkat DPC di 38 provinsi, rampung pada akhir Oktober 2025.
“Konsolidasi ini bukan hanya soal penyusunan struktur, tapi juga soal penguatan semangat, visi, dan kesiapan kader PSI di seluruh tingkatan,” imbuhnya.
Sebagai partai yang mengusung semangat anak muda, transparansi, meritokrasi, dan profesionalisme, PSI menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah nyata menuju partai modern yang siap bersaing dalam arena politik nasional.
“Kami ingin PSI menjadi contoh partai politik masa depan, partai yang dikelola secara profesional, terbuka, dan berorientasi pada gagasan, bukan sekadar kekuasaan,” tutup Ahmad Ali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








