Partai Buruh Sambut Baik Putusan MK Hapus Presidential Threshold

AKURAT.CO Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengapresiasi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold).
Menurutnya, keputusan ini menjadi langkah maju bagi demokrasi di Indonesia dengan memberikan kedaulatan yang lebih besar kepada rakyat dalam menentukan pemimpin.
“Kami berterima kasih kepada MK. Demokrasi kini lebih sehat. Kedaulatan benar-benar kembali kepada rakyat,” ujar Said dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/1/2025).
Said menyatakan, penghapusan ambang batas ini memberikan peluang besar bagi partai-partai yang belum berhasil menembus parlemen untuk ikut mengajukan calon presiden.
Baca Juga: MK Hapus Presidential Threshold, Partai Politik Bebas Usung Capres-Cawapres
Hal ini, katanya, juga memberikan keuntungan strategis bagi partai politik, termasuk Partai Buruh.
“Bagi partai-partai non-parlemen, ini seperti darah segar. Menurut berbagai survei, partai yang mengajukan calon presiden sendiri akan mendapat dorongan suara yang signifikan,” jelas Said.
Menanggapi peluang tersebut, Said memastikan Partai Buruh siap mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah menggelar kongres pada 2026 untuk menentukan calon presiden yang akan diusung.
“Kami sudah percaya diri. Kongres 2026 nanti akan menjadi momen penting untuk memutuskan siapa calon presiden yang akan kami dukung. Bisa dari internal, bisa juga kandidat dari luar,” tegasnya.
Said menambahkan, keputusan MK ini tidak hanya memperkuat demokrasi, tetapi juga membuka ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersaing secara adil dalam pemilu.
Baca Juga: MK Hapus Ambang Batas 20 Persen Pencalonan Presiden, Natalius Pigai: Terima Kasih Pak Prabowo
"Ini adalah langkah besar untuk mengembalikan hak rakyat dalam memilih pemimpin yang benar-benar mewakili mereka,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









