Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 2024 Turun, KPU Janji Bakal Evaluasi

AKURAT.CO Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, mengungkapkan bahwa partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak tahun ini cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan awal KPU, rata-rata partisipasi pemilih secara nasional berada di bawah 70 persen.
"Kalau kita lihat sekilas, gambaran secara umum memang kurang lebih di bawah 70 persen secara nasional rata-rata," kata Mellaz dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga: KPU Akan Selenggarakan PSS, PSL dan PSU di 287 TPS, Terbanyak di Jawa Barat
Dia menjelaskan, bahwa partisipasi dalam Pilkada memang biasanya lebih rendah dibandingkan Pemilu Presiden (Pilpres) atau Pemilu Legislatif (Pileg). Meski demikian, KPU akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari tahu penyebab menurunnya partisipasi pemilih.
Mellaz menegaskan, saat ini KPU masih fokus pada tahapan rekapitulasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Proses evaluasi partisipasi pemilih akan dilakukan setelah tahapan rekapitulasi selesai.
Dia memastikan beberapa aspek, seperti lokasi tempat pemungutan suara (TPS), jumlah pemilih per TPS, dan efektivitas sosialisasi, akan menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut.
Namun, dia menilai jumlah maksimal pemilih per TPS, yang diturunkan dari 800 orang pada Pemilu nasional menjadi 600 orang pada Pilkada, tidak memberikan dampak signifikan terhadap partisipasi.
"Kalau di Pemilu nasional lalu 800 ribu lebih TPS dengan maksimal 300 orang per TPS. Sekarang di Pilkada, jumlah maksimalnya 600 orang per TPS. Tapi sebenarnya itu tidak terlalu berdampak ke soal TPS," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








