Niat Mendorong Hak Angket Masih Kuat, Cuma Lambat Bergulir

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, menilai bahwa semangat anggota DPR untuk menggulirkan hak angket kecurangan Pemilu 2024 masih cukup kuat.
Namun, dia menyadari implementasinya sedikit lelet terbukti karena belum adanya langkah konkret dari fraksi-fraksi yang tergabung dalam kubu 01 dan 03 dalam mendorong wacana angket tersebut.
Baca Juga: Hak Angket Masih Tarik Ulur, Belum Jaminan Parpol Kubu 01 dan 03 Konsisten Mendukung
"Kalo menurut saya niat untuk mendorong angket masih ada, dan masih cukup kuat, dari segi niat. Cuma memang ada beberapa hal yang membuat angket lelet," kata Karyono kepada Akurat.co, Jumat (15/3/2024).
Pengamat politik itu mengatakan, salah satu penyebab hak angket DPR lambat bergulir yaitu karena masih membutuhkan waktu untuk menyamakan pandangan dan visi antara fraksi-fraksi pengusul hak angket.
"Penyebabnya, kita coba untuk husnudzon dulu, tentu karena perlu ada kesamaan pandangan, soal teknis, apa yang harus diangket dari segi materinya, jadi perlu ada sinkronisasi naskah angket," ucapnya.
Karyono juga tidak memungkiri adanya tantangan dari kubu yang merasa menang untuk berupaya menggagalkan hak angket. Ia menilai, hal ini juga yang membuat hak angket lambat bergulir.
"Tantangannya adalah memang pihak yang merasa menang akan berusaha untuk menggagalkan usulan hak angket, berbagai opini, manuver politik dilakukan untuk menggembosi hak angket," ucapnya.
Baca Juga: Tidak Ada Langkah Konkret, Wacana Hak Angket Cuma Gertakan?
Kendati begitu, dia sangat yakin bahwa wacana hak angket akan terus menguat dan terealisasikan. Apalagi, dengan adanya dukungan dari masyarakat sipil.
"Menurut saya hak angket akan semakin menguat di tengah dukungan civil society, hingga hari dan akan terus menguat dalam beberapa hari kedepan," ucapnya.
"Bagaimana civitas akademika mulai bersuara kembali, bersuara lantang untuk mengkritisi berbagai kebijakan yang menyimpang dari cita cita pendiri bangsa ini," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








