Akurat

Suara PSI Melonjak karena Ada Tangan-tangan Tak Terlihat

Paskalis Rubedanto | 3 Maret 2024, 15:33 WIB
Suara PSI Melonjak karena Ada Tangan-tangan Tak Terlihat

AKURAT.CO Lonjakan suara Partai Soloidaritas Indonesia (PSI) berdasarkan rekapitulasi sementara KPU dinilai lantaran adanya operasi diam-diam.

Pengamat politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai, lonjakan perolehan suara PSI tersebut menimbukan tanda tanya besar.

"Suara yang diperoleh PSI antara quick count dan real count berbeda jauh, padahal belum 100 persen dari total suara nasional. Menimbulkan tanda tanya, ini ada apa," katanya saat dihubungi Akurat.co, Minggu (3/3/2024).

Menurut Lili Romli, lonjakan perolehan suara secara tiba-tiba tersebut bukan lagi anomali, melainkan pasti ada pihak-pihak tertentu yang bekerja secara diam-diam untuk mendorong PSI masuk parlemen.

Baca Juga: Ledakan Suara PSI Buat Orang Terheran-heran, BRIN: Kenaikan Suara Mendadak Ini Cukup Aneh

"Ini bukan hanya anomali tapi bisa jadi ada tangan-tangan tidak terlihat yang bekerja," bebernya.

Menurut Lili Romli, KPU harus segera menulusuri hal itu. Sebab, menimbulkan kecurigaan dari banyak pihak.

"Kecurigaan itu perlu ada penelusuran dan KPU menjelaskan secara transparan tentang lonjakan suara tersebut," tandasnya.

Diketahui, berdasarkan data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU per hari ini pukul 11.00 WIB, perolehan suara PSI menyentuh 2.403.086 atau 3,13 persen.

Dari 65,80 persen suara yang masuk ke KPU, PSI makin mendekati parliamentary threshold empat persen sebagai syarat untuk memperoleh kursi di Senayan.

Baca Juga: PSI Tanggapi Pernyataan Romahurmuziy: Lebih Elok Bawa Bukti ke Bawaslu, Bukan Ngoceh di Medsos

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.