Ada Kemungkinan Anies Gabung ke Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pengamat: Tapi Sangat Kecil

AKURAT.CO Pengamat politik, Karyono Wibowo, mengatakan Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, masih berkemungkinan untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hanya saja kemungkinan tersebut sangat kecil untuk terjadi.
“Ya, ada kemungkinan tapi sangat kecil menurut saya ya. Karena ada ganjalan secara psikologis antara Prabowo dengan Anies,” kata Karyono kepada Akurat.co, Minggu (25/2/2024).
Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) ini mengungkapkan, hal ini disebabkan oleh debat pada kontestasi Pilpres 2024 dan kemungkinan persoalan lain.
Baca Juga: MU vs Fulham: Alex Iwobi Bikin Petaka di Ujung Laga, Setan Merah Takluk di Old Trafford
“Debat kemarin itu kan terlihat ya. Perbedaan. Ada semacam saling menyerang kan? Saya kira itu terlalu dalam, masuk dalam perasaan,” tuturnya.
Menurutnya, Anies melakukan serangan yang terlampau tajam, sehingga membuat Prabowo Subianto tampak terpukul.
Terkait alasan lainnya, Karyono menegaskan bahwa Anies akan konsisten di jalur perubahan.
“Saya kira Anies akan lebih memilih di situ juga, berjuang di jalan perubahan untuk investasi dia 5 tahun ke depan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Prabowo berkali-kali menekankan bahwa dirinya akan merangkul semua pihak termasuk lawan politiknya, demi persatuan.
Baca Juga: AHY: Demokrat Menyatakan Tak Melihat Ada Kepentingan dari Hak Angket
Hal itu ditegaskan pada pidatonya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024) malam.
"Kemenangan ini harus menjadi kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









