AKURAT.CO Menkumham Yasonna Laoly mempersilakan Presiden Jokowi mengevaluasi Wamenkumham Eddy Hiariej yang menyandang status tersangka korupsi. Yasonna menegaskan Jokowi memiliki hak penuh untuk mengevaluasi anggota kabinet.
Yasonna mengaku masih berkomunikasi dengan Eddy untuk urusan koordinasi. Mengenai status Eddy yang sudah tersangka, dirinya menyerahkan kepada Jokowi memberi penilaian.
“Itu kan terserah Presiden saja,” kata Yasonna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
Baca Juga: Status Tersangka Wamenkumham Tak Ganggu Kerja Yasonna Laoly
Status tersangka Eddy juga dipersoalkan Komisi III DPR. Dalam rapat kerja, Eddy nyaris diusir lantaran dianggap tak layak hadir karena menjadi tersangka korupsi.
Yasonna mempersilakan KPK melakukan proses hukum terhadap wakilnya itu. Namun Yasonna juga mengingatkan pentingnya penerapan asas praduga tak bersalah dalam kasus Eddy.
"Ya, kita kan secara penegakan hukum itu kan terserah, jalan sesuai dengan ketentuan hukum oleh KPK, tetapi saya sampaikan asas praduga juga. Ini kan prinsip hukum saja,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









