Survei SMRC Airlangga dan Ganjar Mampu Kerek Suara Golkar, Erick Thohir Stagnan

AKURAT.CO, Temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mampu meningkatkan perolehan suara partai Golkar.
Berdasarkan survei SMRC ada tiga tokoh yang dipilih dan dicalonkan sebagai calon Presiden dari Partai Golkar. Tiga tokoh itu antara lain Airlangga Hartarto, Ganjar Pranowo, dan Erick Thohir. Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo terbukti mampu menambah perolehan suara Golkar. Sementara Menteri BUMN Erick Thohir tidak menambah perolehan suara.
Nama Ganjar mampu meningkatkan perolehan suara partai golkar 6% lebih tinggi jika mengusung Gubernur Jawa Tengah itu. Studi SMRC menemukan bahwa Ganjar memiliki efek positif pada penguatan suara Golkar, bila dicalonkan sebagai calon Presiden. Dalam simulasi nama Ganjar, Golkar mengalami penguatan dari 11% menjadi 17%suara. Kenaikan suara Golkar kurang lebih 6%.
“Kalau Ganjar dicalonkan oleh Golkar, dia mengajak (sebagian) pemilihnya pergi ke Golkar,” kata Saiful dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (17/11/2022).
Sementara bila Golkar mencalonkan Airlangga untuk menjadi presiden. Hasilnya partai Golkar mendapatkan 13% suara. Ada kenaikan 2% dari hasil variabel kontrol, tapi tidak signifikan.
“Airlangga tidak memiliki efek, baik positif maupun negatif, pada suara partai Golkar. Karena itu, jika Golkar mencalonkan Airlangga, kemungkinan menaikkan suara Golkar tidak terjadi,” jelas Saiful.
Adapun pada simulasi ketiga nama Menteri BUMN Erick Thohir bila dicalonkan untuk capres partai Golkar tidak mampu menambah perolehan suara.
Sementa nama Erick Thohir jika dimasukkan sebagai calon presiden Golkar, suara partai ini juga tidak mengalami perubahan. Dalam variabel kontrol, Golkar mendapatkan 11% suara. Ketika disebut nama Erick sebagai calon presiden, suara Golkar tetap sama, 11%.
Saiful menyimpulkan bahwa yang bisa membantu peningkatan suara Golkar adalah Ganjar Pranowo. Namun pencalonan Ganjar oleh Golkar bisa mengubah peta kekuatan partai politik Indonesia.
Survei ini dalam format wawancara tatap muka pada 3 – 9 Oktober 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dengan jumal responden sebanyak 1220 responden. Response rate sebesar 1027 atau 84%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



