Akurat Logo

Apa Arti pH dalam Larutan: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghitung

Redaksi Akurat | 16 September 2026, 21:32 WIB
Apa Arti pH dalam Larutan: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghitung
Apa Arti pH

AKURAT.CO Dalam dunia kimia, pH dalam larutan kimia adalah konsep dasar yang sering kita temui sehari-hari.

pH adalah ukuran angka yang dipakai untuk mengevaluasi level keasaman atau alkalinitas, mulai dari 0 sampai 14. Konsep ini penting tidak hanya di laboratorium, tetapi juga memiliki peran utama di banyak bagian kehidupan kita, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga makanan.

Memahami tentang pH menjadi  kian relevan dimasa kini, dimana mutu air dan lingkungan menjadi perhatian banyak orang.

Baca Juga: Cara Mengusir Kecoa di Rumah Tanpa Obat Kimia: 7 Tips Alami yang Ampuh dan Aman

Definisi pH dalam Larutan Kimia

pH adalah jumlah semua ion Hidrogen dalam suatu cairan atau larutan tertentu. Sederhananya, pH bisa disebut sebagai ukuran tingkat keasaman. Istilah pH pertama kali dikenalkan oleh seorang ahli kimia dari Denmark, Søren Peder Lauritz Sørensen, pada tahun 1909.

Asal Mula dan Arti pH

Tidak ada yang tahu pasti apa arti huruf "p" pada "pH". Beberapa pendapat mengatakan kalau p itu singkatan dari power (Daya), sedangkan yang lain menghubungkannya dengan kata dari bahasa Jerman, Potenz. Tapi yang jelas, huruf "H" itu untuk hidrogen.

pH berarti angka negatif dari logaritma jumlah ion hidrogen (H+) dalam suatu cairan. Rumus matematika untuk pH bisa ditulis seperti ini:

pH = -log [H+]

Skala pH serta Interpretasi

Skala pH mempunyai nilai dari 0 sampai 14, dengan nilai pH 7 mengindikasikan larutan itu netral, nilai pH di bawah 7 mengindikasikan larutan itu asam, dan nilai pH di atas 7 mengindikasikan larutan itu basa atau alkali.

Klasifikasi berdasarkan nilai pH:

  • pH 0-6,9: larutan asam

  • pH 7: larutan netral

  • pH 7,1-14: larutan basa/alkali

Metode Kalkulasi pH Cairan

Kalkulasi pH Larutan Asam Kuat

Untuk asam kuat yang pecah sempurna jadi ion, penghitungan pH bisa dilakukan langsung. pH adalah ukuran seberapa asam atau basa suatu larutan. Ukuran pH biasanya dari 0 sampai 14. Pada suhu 25℃, pH <7 itu asam, pH = 7 itu netral, dan pH > 7 itu basa.

Kalkulasi pH Larutan Basa

Untuk larutan basa, kita harus menghitung pOH dulu, baru pakai hubungan pH + pOH = 14.

Contoh Kalkulasi Aktual

misalnya pada larutan asam cuka 0,1 M. pH larutan asam cuka 0,1 M (pH = 3) lebih rendah dari air biasa (pH = 7). Jadi, semakin asam larutannya, semakin kecil nilai pH-nya.

Baca Juga: BPOM Umumkan 12 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Cek Daftarnya!

Peran dan Kegunaan pH dalam Kehidupan

Kesehatan dan Medis

pH mempunyai peran penting untuk menjaga tubuh manusia tetap stabil. manusia memiliki pH darah sekitar 7,4 yang harus selalu sama agar tubuh berfungsi dengan baik.

Sektor Makanan dan Minuman

Pengecekan pH sangat penting dalam:

  • Proses fermentasi

  • Pengawetan makanan

  • Pengecekan kualitas produk

Lingkungan dan Ekologi

Mengukur pH sangat penting di area yang berhubungan dengan kehidupan. pH berperan dalam:

1. Kualitas air minum

2. Kesehatan ekosistem perairan

3. Pertumbuhan tanaman

Larutan Penyangga (Buffer) serta Stabilisasi pH

Larutan buffer adalah jenis campuran yang dapat menjaga kestabilan pH ketika sedikit asam atau basa ditambahkan. Sistem buffer sangat penting dalam:

Jenis-jenis Larutan Penyangga

  1. Buffer asam: Dibuat dari asam lemah yang dicampur dengan garamnya.

  2. Buffer basa : Larutan ini berfungsi menjaga pH tetap basa (pH > 7). Larutan ini bisa dibuat dari basa lemah dan garam dari asam kuat.

Aplikasi Larutan Buffer

Buffer digunakan dalam berbagai hal, termasuk:

  • Penelitian di laboratorium

  • Pembuatan obat-obatan

  • Sistem biologi

Faktor – faktor yang Memengaruhi pH Larutan

Konsentrasi Ion Hidrogen

Semakin tinggi jumlah ion hidrogen dalam larutan, semakin rendah nilai pH-nya, yang berarti larutan itu semakin asam.

Suhu dan Tekanan

Suhu sangat mempengaruhi nilai pH. Air murni dianggap netral, dengan nilai pH yang ditetapkan sebesar 7,0 pada suhu 25 °C.

Penambahan Zat Kimia

Menambahkan asam atau basa akan mengubah keseimbangan ion dalam larutan, yang akan mempengaruhi nilai pH.

Cara Mengukur pH

Menggunakan pH Meter

pH meter elektronik memberikan hasil paling akurat dengan ketelitian sampai 0,01 unit pH.

Kertas Lakmus dan Indikator

Cara mudahnya adalah dengan memakai kertas lakmus atau indikator universal untuk perkiraan pengukuran.

Indikator Alami

Beberapa bahan alami, contohnya kubis merah, bisa dipakai sebagai indikator pH sederhana.

Akibat pH Tidak Normal pada Sistem

Dalam Tubuh Manusia

pH darah yang tidak seimbang dapat menyebabkan:

- Asidosis (pH < 7,35)

- Alkalosis (pH > 7,45)

Dalam Lingkungan

Nilai pH udara yang terlalu tinggi atau rendah dapat merusak ekosistem dan kehidupan akuatik

Tips mengelola pH

Di Rumah Tangga

1. Pilihlah sabun dengan pH yang cocok untuk kulit.

2. Perhatikan nilai pH air yang Anda minum.

3. Kontrol pH tanah untuk kegiatan berkebun.

Di Laboratorium

  1. Lakukan kalibrasi pH meter secara rutin.

  2. Manfaatkan larutan standar.

  3. Simpan elektroda dengan benar.

pH dalam larutan adalah hal penting yang menunjukkan sifat asam-basa suatu zat. Memahami konsep pH sangat penting tidak hanya untuk mempelajari kimia, tetapi juga untuk penggunaan praktis sehari-hari. Dari kesehatan manusia sampai kualitas lingkungan, pH berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem.

Dengan perkembangan teknologi, pengukuran dan pengendalian pH menjadi lebih mudah dan tepat. Hal ini memungkinkan kita mempelajari lebih lanjut dan mengelola berbagai proses kimia dan kehidupan yang terjadi di sekitar kita.

Seiring dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi di masa mendatang, pengetahuan tentang pH akan tetap menjadi kunci.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R