Akurat Logo

Alasan Prabowo Pangkas Transfer ke Daerah, Banyak Pemda Tidak Gunakan Anggaran dengan Baik

Moehamad Dheny Permana | 16 September 2026, 21:39 WIB
Alasan Prabowo Pangkas Transfer ke Daerah, Banyak Pemda Tidak Gunakan Anggaran dengan Baik
Presiden Prabowo Subianto menyebut masih terdapat anggaran yang tidak digunakan untuk mendukung pembangunan di daerah. - Foto: Youtube Sekretariat Presiden

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal.

Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat anggaran yang tidak digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Presiden Prabowo, pemerintah pusat perlu memastikan setiap anggaran negara benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD).

Presiden Prabowo mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang justru tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.

"Kadang-kadang aneh, uang oleh pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR, antara gubernur sama DPR. Jadi, uang sudah kita transfer, tidak dipakai," jelasnya, dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Menlu Pastikan Diplomasi Prabowo Bukan Sekadar Seremonial, Ada Dampak ke Masyarakat

Presiden Prabowo menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian. Karena tujuan transfer anggaran ke daerah adalah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran sesuai kebutuhan dan prioritas daerah, namun penggunaannya harus tetap efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Presiden Prabowo juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa yang dinilai masih belum sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan kepada daerah.

"Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Satu miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta," jelasnya.

Atas kondisi tersebut, Presiden Prabowo mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran yang selama ini telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.