Apa yang Dimaksud dengan Prinsip Intellectual Integrity atau Integritas Intelektual dalam Kode Etik Guru?

AKURAT.CO Apa yang dimaksud dengan prinsip intellectual integrity atau integritas intelektual dalam kode etik guru? Guru adalah salah satu pilar utama dalam pendidikan. Tugas mereka tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik. Agar dihormati dan dipercaya, guru harus memegang teguh prinsip integritas intelektual. Prinsip ini menjadi bagian penting dalam kode etik guru dan tercantum sebagai salah satu fokus dalam Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.
Tapi sebenarnya, apa yang dimaksud dengan prinsip intellectual integrity atau integritas intelektual dalam kode etik guru? Mari kita ulas secara lengkap.
Pengertian Integritas dalam Konteks Pendidikan
Menurut Das Salirawati (2018:265) dalam Smart Teaching: Solusi Menjadi Guru Profesional, integritas adalah mutu atau sifat yang menunjukkan kesatuan utuh, sehingga memancarkan kewibawaan dan kejujuran. Bagi guru, integritas bukan sekadar kata-kata, tetapi menjadi dasar perilaku profesional dalam menjalankan tugas.
Guru yang memiliki integritas intelektual tinggi akan mendapatkan kepercayaan dari siswa, rekan kerja, dan masyarakat. Lebih dari itu, nilai-nilai integritas yang dicontohkan guru dapat membentuk budaya sekolah yang menghargai etika, proses pembelajaran yang jujur, dan pengetahuan yang valid.
Integritas Intelektual Guru: Fondasi Berpikir Kritis
Integritas intelektual menekankan pentingnya berpikir kritis dan bersikap ilmiah. Guru yang memegang prinsip ini akan selalu bersikap objektif, jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap aspek pengajaran.
Dalam praktiknya, guru dengan integritas intelektual mampu:
-
Mengajarkan dan memberi contoh dalam menyelesaikan masalah kompleks.
-
Membimbing siswa untuk memahami konsep secara mendalam dan kreatif.
-
Menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa terhadap kemampuan mereka sendiri.
-
Mencegah pelanggaran etika seperti menyontek atau plagiat.
Dengan kata lain, integritas intelektual bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga penerapan nilai kejujuran dalam pembelajaran sehari-hari.
Contoh Soal dan Jawaban Modul PPG 2025
Dalam Latihan Pemahaman Modul 3 Topik 3 PPG 2025, muncul pertanyaan reflektif:
Apa yang dimaksud dengan prinsip Intellectual Integrity atau integritas intelektual dalam kode etik guru?
Pilihan jawaban:
A. Menghormati dan bekerja sama dengan rekan kerja profesional, serta menerima tugas untuk bekerja sama demi kepentingan mereka yang diajar
B. Menunjukkan kemandirian pikiran dan tindakan termasuk kesediaan untuk mengajarkan materi pelajaran atau menggunakan metode yang tidak populer
C. Menghormati hakikat ilmu dan batang tubuh pengetahuan, hal ini mencakup metodologi bagaimana pengetahuan diperoleh, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran
D. Kesediaan untuk mengakui bahwa seseorang mungkin salah dalam kaitannya dengan pengetahuan dan perilaku
E. Menghormati pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman profesional, dengan tetap mengikuti perkembangan pengetahuan
Jawaban yang tepat: C
Jawaban ini paling sesuai karena mencerminkan sikap ilmiah guru yang menghargai hakikat ilmu, metode memperoleh pengetahuan, serta proses pengujian kebenaran secara objektif. Guru dengan prinsip ini menjadi contoh berpikir jujur dan terbuka bagi peserta didik.
Mengapa Integritas Intelektual Penting bagi Guru?
Guru yang memegang teguh prinsip intellectual integrity akan:
-
Menjadi teladan berpikir kritis dan ilmiah bagi siswa.
-
Membangun budaya sekolah yang jujur dan bertanggung jawab.
-
Memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai etika dan standar akademik.
Sementara itu, siswa yang dibimbing oleh guru dengan integritas intelektual akan belajar menghargai proses belajar yang benar, tidak tergoda melakukan pelanggaran etika, dan tumbuh menjadi individu mandiri serta kreatif.
Kesimpulan
Prinsip intellectual integrity atau integritas intelektual adalah fondasi penting dalam kode etik guru. Guru yang menjunjung prinsip ini menunjukkan kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab ilmiah dalam pengajaran. Bukan hanya sekadar memindahkan pengetahuan, guru juga menanamkan nilai-nilai integritas yang akan membentuk karakter siswa di masa depan.
Kalau kamu ingin terus mengikuti informasi dan insight seputar pendidikan serta kode etik guru, pantau terus update terbaru di media kami.
FAQ
1. Apa itu prinsip Intellectual Integrity atau integritas intelektual dalam kode etik guru?
Prinsip Intellectual Integrity adalah sikap guru yang menghormati hakikat ilmu, termasuk metodologi memperoleh pengetahuan, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran. Guru dengan prinsip ini menunjukkan kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab ilmiah.
2. Mengapa integritas intelektual penting bagi guru?
Integritas intelektual penting karena membentuk teladan bagi siswa dalam berpikir kritis, jujur, dan bertanggung jawab. Guru yang berintegritas juga menjaga kualitas proses pembelajaran dan mencegah pelanggaran etika, seperti plagiat dan menyontek.
3. Bagaimana guru dapat menunjukkan integritas intelektual dalam pengajaran?
Guru dapat menunjukkan integritas intelektual dengan cara mengajarkan materi secara objektif, menggunakan metode yang tepat, jujur dalam menyampaikan informasi, dan menekankan pentingnya proses pembelajaran yang ilmiah kepada siswa.
4. Apa contoh pelanggaran etika yang bertentangan dengan integritas intelektual?
Contoh pelanggaran etika termasuk menyontek, melakukan plagiat, menyampaikan informasi yang tidak akurat, atau menggunakan metode pengajaran yang menyesatkan tanpa dasar ilmiah.
5. Apakah prinsip integritas intelektual hanya penting untuk guru?
Tidak. Prinsip ini juga penting untuk membangun budaya akademik yang sehat di sekolah. Siswa akan belajar menghargai proses pembelajaran yang benar dan bertanggung jawab, sehingga membentuk karakter yang jujur dan kreatif.
6. Apa jawaban yang tepat untuk soal PPG 2025 tentang integritas intelektual?
Jawaban yang benar adalah:
C. Menghormati hakikat ilmu dan batang tubuh pengetahuan, hal ini mencakup metodologi bagaimana pengetahuan diperoleh, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran.
7. Bagaimana integritas intelektual memengaruhi kepercayaan siswa terhadap guru?
Guru yang memiliki integritas intelektual akan lebih dihormati dan dipercaya siswa, karena mereka menampilkan sikap ilmiah yang jujur dan konsisten dalam pembelajaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









