Cara Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka

AKURAT.CO Modul ajar merupakan bagian penting dalam pelaksanaan kurikulum merdeka. Meskipun istilah “modul ajar” terkesan baru, sebenarnya secara struktur dan konten, juga tujuannya dibuat sama dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).
Dikatakan sama dengan RPP karena memuat rencana pembelajaran atau lesson plan seperti tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Bila dibandingkan dengan RPP, modul ajar memiliki beberapa perbedaan, di antaranya:
- Tidak Ada Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM)
- Dalam modul ajar, tidak ada komponen KI, KD, dan KKM seperti pada RPP.
- Konten rencana pembelajaran yang biasanya difokuskan pada beban waktu belajar, kini lebih difokuskan pada materi esensial.
- Fokus pada Materi Esensial
- Guru tidak diwajibkan membuat RPP lagi.
- Dalam implementasi kurikulum merdeka, guru diharuskan membuat modul ajar.
Komponen Modul Ajar
Beberapa komponen dibutuhkan dalam penyusunan modul ajar, namun ada juga yang tidak harus tercantum di dalamnya.
Guru juga diberikan kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul ajar sesuai konteks lingkungan dan kebutuhan belajar peserta didik.
Komponen dari modul ajar bisa terdiri dari tiga yang utama, yaitu:
- Informasi Umum
- Identitas penulis modul
- Kompetensi awal
- Profil Pelajar Pancasila
- Sarana dan prasarana
- Target peserta didik
- Komponen Inti
- Tujuan pembelajaran
- Pemahaman permakna
- Pertanyaan pemantik
- Kegiatan pembelajaran
- Asesmen
- Pengayaan dan remedial
- Refleksi peserta didik dan guru
- Komponen Lampiran
- Lembar Kerja Peserta Didik
- Bahan bacaan guru dan peserta didik
- Glosarium
- Daftar pustaka
Langkah Membuat Modul Ajar
Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun modul ajar:
- Analisis Kondisi dan Kebutuhan Peserta Didik dan Satuan Pendidikan
- Lakukan analisis kondisi dan kebutuhan peserta didik untuk memahami konteks pembelajaran.
- Gunakan asesmen diagnostik untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan siswa, kondisi, dan kebutuhan belajarnya.
- Identifikasi dan Tentukan Dimensi Profil Pelajar Pancasila
- Fokus pada enam dimensi profil pelajar Pancasila yang diharapkan membentuk karakter Pancasila pada pelajar.
- Tentukan Alur Tujuan Pembelajaran
- Rancang alur pembelajaran berdasarkan fase atau tahap perkembangan murid.
- Tuangkan Semua Temuan ke dalam Modul Ajar
- Susun modul ajar sesuai komponen yang diperlukan.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, guru dapat menyusun modul ajar yang relevan dan bermanfaat untuk pembelajaran kurikulum merdeka.
Semoga artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya integritas dan komitmen dalam pendidikan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








